LPPOM Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Halal Global
Minggu, 14 September 2025 - 11:30 WIB
loading...
Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem halal global. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem halal global. Melalui berbagai upaya, lembaga ini berupaya menghadirkan sistem sertifikasi yang kredibel, terpercaya, serta memberikan jaminan keamanan bagi konsumen Muslim di dalam dan luar negeri.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA) ke-15 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Forum internasional ini tidak hanya menjadi ruang temu para pemimpin dunia, regulator, dan pelaku industri halal, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun standar sertifikasi halal yang diakui secara global.
Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim, dalam sambutannya menyebut GIFA sebagai bentuk apresiasi bagi tokoh dan lembaga yang berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri halal. "Kami berharap para penerima menjadi inspirasi untuk terus menanamkan integritas, keikhlasan, dan semangat berkhidmat kepada masyarakat," ujarnya.
Chairman GIFA, Humayon Dar, mengatakan ajang yang telah digelar sejak 2011 ini merupakan penghargaan atas keunggulan dan kepemimpinan di sektor keuangan syariah dan industri halal. Setiap tahun, proses penilaian dilakukan melalui metodologi ketat dengan menilai inovasi, kualitas layanan, jangkauan global, serta standar keunggulan yang mendorong pertumbuhan ekosistem halal dunia.
Manager Corporate Secretary LPPOM, Raafqi Ranasasmita, menekankan bahwa keberhasilan lembaga ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari regulator hingga pelaku usaha.
"Kami percaya, penguatan ekosistem halal adalah upaya bersama. LPPOM akan terus mendukung pelaku usaha dalam menghadirkan produk halal yang terjamin kualitasnya, sehingga konsumen Muslim di seluruh dunia dapat merasa tenang dan terlindungi," ujar dia melalui keterangan tertulis, Minggu (14/9).
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah FESyar 2025, Jawa Timur Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Global
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. LPPOM, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan solusi sertifikasi yang lebih cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan masyarakat, tanpa mengurangi ketelitian serta standar mutu.
Ajang GIFA tahun ini juga menghadirkan Global Islamic Finance Summit (GIFS) yang mempertemukan pejabat tinggi negara, gubernur bank sentral, dan tokoh industri halal dunia. Kehadiran LPPOM dalam forum tersebut menegaskan posisi Indonesia bukan hanya sebagai pasar besar produk halal, tetapi juga kontributor dalam membentuk praktik terbaik sertifikasi halal internasional.
Baca Juga: Dorong Potensi Industri Halal, Bank Indonesia Gelar ISEF 2024
Sebagai penutup, GIFA Championship Award 2025 untuk kategori Sertifikasi Halal diberikan kepada LPPOM sebagai pengakuan atas konsistensinya menjaga kredibilitas dan kualitas layanan. Penghargaan ini diterima langsung oleh Raafqi Ranasasmita dalam seremoni yang turut dihadiri berbagai tokoh dunia.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA) ke-15 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Forum internasional ini tidak hanya menjadi ruang temu para pemimpin dunia, regulator, dan pelaku industri halal, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun standar sertifikasi halal yang diakui secara global.
Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim, dalam sambutannya menyebut GIFA sebagai bentuk apresiasi bagi tokoh dan lembaga yang berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri halal. "Kami berharap para penerima menjadi inspirasi untuk terus menanamkan integritas, keikhlasan, dan semangat berkhidmat kepada masyarakat," ujarnya.
Chairman GIFA, Humayon Dar, mengatakan ajang yang telah digelar sejak 2011 ini merupakan penghargaan atas keunggulan dan kepemimpinan di sektor keuangan syariah dan industri halal. Setiap tahun, proses penilaian dilakukan melalui metodologi ketat dengan menilai inovasi, kualitas layanan, jangkauan global, serta standar keunggulan yang mendorong pertumbuhan ekosistem halal dunia.
Manager Corporate Secretary LPPOM, Raafqi Ranasasmita, menekankan bahwa keberhasilan lembaga ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari regulator hingga pelaku usaha.
"Kami percaya, penguatan ekosistem halal adalah upaya bersama. LPPOM akan terus mendukung pelaku usaha dalam menghadirkan produk halal yang terjamin kualitasnya, sehingga konsumen Muslim di seluruh dunia dapat merasa tenang dan terlindungi," ujar dia melalui keterangan tertulis, Minggu (14/9).
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah FESyar 2025, Jawa Timur Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Global
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. LPPOM, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan solusi sertifikasi yang lebih cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan masyarakat, tanpa mengurangi ketelitian serta standar mutu.
Ajang GIFA tahun ini juga menghadirkan Global Islamic Finance Summit (GIFS) yang mempertemukan pejabat tinggi negara, gubernur bank sentral, dan tokoh industri halal dunia. Kehadiran LPPOM dalam forum tersebut menegaskan posisi Indonesia bukan hanya sebagai pasar besar produk halal, tetapi juga kontributor dalam membentuk praktik terbaik sertifikasi halal internasional.
Baca Juga: Dorong Potensi Industri Halal, Bank Indonesia Gelar ISEF 2024
Sebagai penutup, GIFA Championship Award 2025 untuk kategori Sertifikasi Halal diberikan kepada LPPOM sebagai pengakuan atas konsistensinya menjaga kredibilitas dan kualitas layanan. Penghargaan ini diterima langsung oleh Raafqi Ranasasmita dalam seremoni yang turut dihadiri berbagai tokoh dunia.
(nng)
Lihat Juga :