SIG Catatkan Skor GCG Tertinggi, Bukti Konsistensi Keberlanjutan
Jum'at, 19 September 2025 - 19:29 WIB
loading...
SIG meraih penghargaan Best Sustainability and Resilience Award 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui integrasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke seluruh lini operasional perusahaan. Langkah tersebut membuat SIG dinilai mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah persaingan industri semen yang kian ketat akibat kelebihan pasokan dan kontraksi permintaan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan penerapan ESG telah menjadi kerangka utama dalam strategi bisnis perusahaan.
"SIG mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasional dan proses bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi lingkungan, sosial, pemegang saham, serta pemangku kepentingan lainnya," kata Vita dalam keterangannya, Jumat (19/9).
Baca Juga: SIG Pasok 22.184 Ton Semen Dukung Pembangunan Tol Semarang-Demak
Menurutnya praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) tidak hanya bertujuan memenuhi kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga didasari kesadaran akan dampak positifnya bagi keberlangsungan bisnis.
"Penerapan GCG merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan kinerja sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat di Indonesia," ujarnya.
SIG secara konsisten melakukan pengukuran kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi pemenuhan kriteria sesuai Peraturan Kementerian BUMN, ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta regulasi terkait lainnya.
Pada 2024, SIG mencatat peningkatan skor GCG yang signifikan. Berdasarkan hasil penilaian untuk tahun buku 2023, SIG meraih skor 102,81 dengan predikat "Leadership in Corporate Governance". Capaian tersebut naik dibanding periode sebelumnya yang memperoleh skor 92,47 dengan predikat "Very Good".
"Peningkatan skor GCG ini menunjukkan bahwa SIG telah mengadopsi secara penuh standar internasional yang dirumuskan dalam ACGS. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat komitmen praktik GCG untuk memastikan pengelolaan yang semakin profesional, efisien, dan efektif," ujar Vita.
Baca Juga: SIG Catatkan Pertumbuhan Penjualan Regional 13,8% di Kuartal I-2025
Konsistensi SIG dalam menjaga prinsip keberlanjutan juga mendapatkan apresiasi dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). Pada ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025, SIG meraih penghargaan Best Sustainability and Resilience Award serta masuk dalam daftar Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dewan Pengurus IICD, Endang Hoyaranda, kepada Group Head of Legal SIG, Maralda H. Kairupan. Apresiasi ini dipandang sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi SIG dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik di tengah dinamika ekonomi global.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan penerapan ESG telah menjadi kerangka utama dalam strategi bisnis perusahaan.
"SIG mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasional dan proses bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi lingkungan, sosial, pemegang saham, serta pemangku kepentingan lainnya," kata Vita dalam keterangannya, Jumat (19/9).
Baca Juga: SIG Pasok 22.184 Ton Semen Dukung Pembangunan Tol Semarang-Demak
Menurutnya praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) tidak hanya bertujuan memenuhi kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga didasari kesadaran akan dampak positifnya bagi keberlangsungan bisnis.
"Penerapan GCG merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan kinerja sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat di Indonesia," ujarnya.
SIG secara konsisten melakukan pengukuran kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi pemenuhan kriteria sesuai Peraturan Kementerian BUMN, ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta regulasi terkait lainnya.
Pada 2024, SIG mencatat peningkatan skor GCG yang signifikan. Berdasarkan hasil penilaian untuk tahun buku 2023, SIG meraih skor 102,81 dengan predikat "Leadership in Corporate Governance". Capaian tersebut naik dibanding periode sebelumnya yang memperoleh skor 92,47 dengan predikat "Very Good".
"Peningkatan skor GCG ini menunjukkan bahwa SIG telah mengadopsi secara penuh standar internasional yang dirumuskan dalam ACGS. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat komitmen praktik GCG untuk memastikan pengelolaan yang semakin profesional, efisien, dan efektif," ujar Vita.
Baca Juga: SIG Catatkan Pertumbuhan Penjualan Regional 13,8% di Kuartal I-2025
Konsistensi SIG dalam menjaga prinsip keberlanjutan juga mendapatkan apresiasi dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). Pada ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025, SIG meraih penghargaan Best Sustainability and Resilience Award serta masuk dalam daftar Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dewan Pengurus IICD, Endang Hoyaranda, kepada Group Head of Legal SIG, Maralda H. Kairupan. Apresiasi ini dipandang sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi SIG dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik di tengah dinamika ekonomi global.
(nng)
Lihat Juga :