Rencana Impor BBM Satu Pintu SPBU Swasta Dinilai Dipaksakan, Awas Bikin Gaduh
Jum'at, 19 September 2025 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Ia menyoroti dampak politik dan sosial dari keputusan tersebut. Kebijakan yang tidak matang dan tergesa-gesa ini akan memicu kegaduhan publik, merusak ritme pemerintahan, dan mengganggu kepercayaan rakyat terhadap komitmen pemerintah pro-rakyat.
“Seharusnya kebijakan hadir untuk menenangkan, bukan mengacaukan. Saat rakyat resah, itu tanda nyata bahwa arah kebijakan ini salah total,” imbuhnya.
Riduan meminta Presiden meninjau ulang kebijakan tersebut. “Jangan biarkan keputusan sembrono yang merugikan rakyat terus berjalan. Pemerintahan yang pro-rakyat harus hadir untuk mengamankan kepentingan publik, bukan memicu konflik atau kebisingan di masyarakat,” sebutnya.
Ditegaskankan juga bahwa, kritik ini demi ketahanan energi nasional dan stabilitas sosial politik Indonesia. Baca Juga: SPBU Swasta Kehabisan Stok, KSP Kaji Impor BBM Satu Pintu Lewat Pertamina
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membantah sengaja tidak beri kuota impor untuk SPBU swasta sehingga harus membeli ke Pertamina. Dia menegaskan, kuota tahun ini justru lebih tinggi 110 persen dari 2024.
“Seharusnya kebijakan hadir untuk menenangkan, bukan mengacaukan. Saat rakyat resah, itu tanda nyata bahwa arah kebijakan ini salah total,” imbuhnya.
Riduan meminta Presiden meninjau ulang kebijakan tersebut. “Jangan biarkan keputusan sembrono yang merugikan rakyat terus berjalan. Pemerintahan yang pro-rakyat harus hadir untuk mengamankan kepentingan publik, bukan memicu konflik atau kebisingan di masyarakat,” sebutnya.
Ditegaskankan juga bahwa, kritik ini demi ketahanan energi nasional dan stabilitas sosial politik Indonesia. Baca Juga: SPBU Swasta Kehabisan Stok, KSP Kaji Impor BBM Satu Pintu Lewat Pertamina
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membantah sengaja tidak beri kuota impor untuk SPBU swasta sehingga harus membeli ke Pertamina. Dia menegaskan, kuota tahun ini justru lebih tinggi 110 persen dari 2024.
Lihat Juga :