Purbaya Ancam Bubarkan Satgas BLBI: Cuma Ribut Aja Buat Apa?
Sabtu, 20 September 2025 - 12:00 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/LPS/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kinerja Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) yang dinilainya tidak efektif. Purbaya menyebut satgas tersebut hanya menimbulkan keributan tanpa adanya perolehan aset yang signifikan.
"Kalau memang ada uangnya, kita kejar. Tapi kalau nggak ada, cuma ribut aja buat apa?" kata Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025) malam.
Baca Juga: Purbaya Tak Perpanjang Pencegahan Tutut Soeharto ke Luar Negeri: Mau Lari ke Mana Dia?
Adapun Purbaya juga mempertanyakan manfaat pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap obligor kasus BLBI, termasuk yang menyangkut Tutut Soeharto, jika tidak ada perolehan aset yang nyata.
Menurut Purbaya, pencegahan seperti itu tidak diperlukan jika obligor tidak berniat melarikan diri. "Kalau saya lihat sih dia enggak akan lari. Jadi nggak perlu cekal," tambahnya.
Purbaya menilai kasus BLBI yang sudah berjalan lama ini memiliki ketidakjelasan secara hukum. Ia berpendapat, jika kasusnya jelas, aset pasti sudah berhasil dikantongi. "Kemungkinan juga, ini kan kasus lama. Kemungkinan juga nggak terlalu clear ini kasus hukumnya," ujar Purbaya.
Baca Juga: Purbaya Tolak Ada Tax Amnesty Lagi: Nanti Kita Dikibulin Terus
Mengingat minimnya hasil yang diperoleh selama tiga tahun terakhir, Purbaya mengindikasikan bahwa perbincangan tentang kasus BLBI hanya sebatas omongan. "Udah 3 tahun terakhir nggak ada apa-apa, berarti kan cuma ngomong doang. Itu aja yang saya lihat," tegasnya.
Dengan demikian, Purbaya menyarankan agar tak ada keributan yang tidak perlu. Menurutnya, pemerintah harusnya fokus pada pembangunan ekonomi ke depan. "Kita nggak usah ribut-ribut, beresin aja. Kalau ada nggak usah pakai komite-komite, langsung sikat duitnya. Kira-kira begitu," pungkas Purbaya.
"Kalau memang ada uangnya, kita kejar. Tapi kalau nggak ada, cuma ribut aja buat apa?" kata Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025) malam.
Baca Juga: Purbaya Tak Perpanjang Pencegahan Tutut Soeharto ke Luar Negeri: Mau Lari ke Mana Dia?
Adapun Purbaya juga mempertanyakan manfaat pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap obligor kasus BLBI, termasuk yang menyangkut Tutut Soeharto, jika tidak ada perolehan aset yang nyata.
Menurut Purbaya, pencegahan seperti itu tidak diperlukan jika obligor tidak berniat melarikan diri. "Kalau saya lihat sih dia enggak akan lari. Jadi nggak perlu cekal," tambahnya.
Purbaya menilai kasus BLBI yang sudah berjalan lama ini memiliki ketidakjelasan secara hukum. Ia berpendapat, jika kasusnya jelas, aset pasti sudah berhasil dikantongi. "Kemungkinan juga, ini kan kasus lama. Kemungkinan juga nggak terlalu clear ini kasus hukumnya," ujar Purbaya.
Baca Juga: Purbaya Tolak Ada Tax Amnesty Lagi: Nanti Kita Dikibulin Terus
Mengingat minimnya hasil yang diperoleh selama tiga tahun terakhir, Purbaya mengindikasikan bahwa perbincangan tentang kasus BLBI hanya sebatas omongan. "Udah 3 tahun terakhir nggak ada apa-apa, berarti kan cuma ngomong doang. Itu aja yang saya lihat," tegasnya.
Dengan demikian, Purbaya menyarankan agar tak ada keributan yang tidak perlu. Menurutnya, pemerintah harusnya fokus pada pembangunan ekonomi ke depan. "Kita nggak usah ribut-ribut, beresin aja. Kalau ada nggak usah pakai komite-komite, langsung sikat duitnya. Kira-kira begitu," pungkas Purbaya.
(nng)
Lihat Juga :