Transformasi Berkelanjutan, Sucofindo Konsisten Terapkan GRC dan ESG
Sabtu, 20 September 2025 - 20:05 WIB
loading...
PT Sucofindo (Persero) kembali meraih apresiasi atas konsistensinya dalam penerapan tata kelola, risiko, dan kepatuhan (GRC). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Sucofindo (Persero) kembali meraih apresiasi atas konsistensinya dalam penerapan tata kelola, risiko, dan kepatuhan (GRC). Pada ajang Top GRC Awards 2025 di Jakarta, perusahaan memperoleh penghargaan Top GRC Awards 2025 #5 Star, The Most Committed GRC Leader 2025 untuk Direktur Utama, serta The High Performing Risk Management and Finance Director on GRC 2025 untuk Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Raihan tersebut melanjutkan pencapaian pada 2024, ketika Sucofindo juga menyabet tiga penghargaan sekaligus, yakni Top GRC Bintang 5, Golden Trophy, dan The Most Committed GRC Leader untuk Direktur Utama.
Direktur Utama Sucofindo, Jobi Triananda Hasjim, menegaskan penghargaan ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mengintegrasikan prinsip Environment, Social, Governance, Risk, and Compliance (ESGRC) ke dalam strategi dan transformasi bisnis berkelanjutan. "Kami berkomitmen untuk menjadikan GRC sebagai fondasi utama dalam pengelolaan bisnis yang adaptif dan berkelanjutan," ujar dia dalam keterangan pers, Sabtu (20/9).
Baca Juga: Sucofindo Dorong Aksi Hijau lewat Carbon Talk di Hari Bumi 2025
Ketua Penyelenggara Top GRC Awards 2025, M Lutfi Handayani, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri dari kalangan akademisi, praktisi, dan pakar tata kelola, risiko, kepatuhan, hukum, keuangan, serta manajemen bisnis. Penilaian tahun ini mencakup kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC, adopsi ESG dan SDGs, inovasi teknologi digital, serta konsistensi implementasi yang berdampak pada kinerja perusahaan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Sucofindo, Evi Afiatin, menyatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama tim. “Ini bukan semata untuk saya pribadi, melainkan refleksi dari komitmen Sucofindo dalam menjaga tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan,” kata dia.
Menurut Evi, ESGRC menjadi jantung transformasi bisnis Sucofindo. GRC bukan sekadar proses administratif, tetapi kunci agar perusahaan mampu berperan sebagai enabler dan mitra terpercaya bagi Indonesia yang berdaya saing global.
Baca Juga: Bulog-Sucofindo Kolaborasi Validasi Bongkar Muat Beras di Papua pada 2024
Dalam menjalankan perannya, Sucofindo memastikan kualitas produk dan jasa melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC), mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta mengawal standar keberlanjutan melalui sertifikasi internasional seperti ISO 9001, 14001, 27001, hingga penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Keselamatan serta Kesehatan Kerja (SMK3).
Selain itu, Sucofindo juga berperan mendukung perekonomian nasional melalui layanan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Sertifikasi Halal, serta mendorong terciptanya ekonomi hijau lewat validasi dan verifikasi Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon. "Ke depan, kami siap berinovasi untuk memenuhi dinamika regulasi dan mendukung pelaku usaha dalam penerapan GRC, ESG, dan SDGs," tutup Evi.
Raihan tersebut melanjutkan pencapaian pada 2024, ketika Sucofindo juga menyabet tiga penghargaan sekaligus, yakni Top GRC Bintang 5, Golden Trophy, dan The Most Committed GRC Leader untuk Direktur Utama.
Direktur Utama Sucofindo, Jobi Triananda Hasjim, menegaskan penghargaan ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mengintegrasikan prinsip Environment, Social, Governance, Risk, and Compliance (ESGRC) ke dalam strategi dan transformasi bisnis berkelanjutan. "Kami berkomitmen untuk menjadikan GRC sebagai fondasi utama dalam pengelolaan bisnis yang adaptif dan berkelanjutan," ujar dia dalam keterangan pers, Sabtu (20/9).
Baca Juga: Sucofindo Dorong Aksi Hijau lewat Carbon Talk di Hari Bumi 2025
Ketua Penyelenggara Top GRC Awards 2025, M Lutfi Handayani, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri dari kalangan akademisi, praktisi, dan pakar tata kelola, risiko, kepatuhan, hukum, keuangan, serta manajemen bisnis. Penilaian tahun ini mencakup kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC, adopsi ESG dan SDGs, inovasi teknologi digital, serta konsistensi implementasi yang berdampak pada kinerja perusahaan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Sucofindo, Evi Afiatin, menyatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama tim. “Ini bukan semata untuk saya pribadi, melainkan refleksi dari komitmen Sucofindo dalam menjaga tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan,” kata dia.
Menurut Evi, ESGRC menjadi jantung transformasi bisnis Sucofindo. GRC bukan sekadar proses administratif, tetapi kunci agar perusahaan mampu berperan sebagai enabler dan mitra terpercaya bagi Indonesia yang berdaya saing global.
Baca Juga: Bulog-Sucofindo Kolaborasi Validasi Bongkar Muat Beras di Papua pada 2024
Dalam menjalankan perannya, Sucofindo memastikan kualitas produk dan jasa melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC), mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta mengawal standar keberlanjutan melalui sertifikasi internasional seperti ISO 9001, 14001, 27001, hingga penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Keselamatan serta Kesehatan Kerja (SMK3).
Selain itu, Sucofindo juga berperan mendukung perekonomian nasional melalui layanan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Sertifikasi Halal, serta mendorong terciptanya ekonomi hijau lewat validasi dan verifikasi Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon. "Ke depan, kami siap berinovasi untuk memenuhi dinamika regulasi dan mendukung pelaku usaha dalam penerapan GRC, ESG, dan SDGs," tutup Evi.
(nng)
Lihat Juga :