Adrian Cheng Luncurkan ALMAD Group, Siapkan Strategi Investasi di Ruang Digital

Minggu, 21 September 2025 - 10:10 WIB
loading...
Adrian Cheng Luncurkan...
Adrian Cheng resmi meluncurkan ALMAD Group (Group) di Hong Kong. Perusahaan ini didedikasikan untuk memanfaatkan peluang masa depan di sembilan paradigma transformasi. Foto/SCMP
A A A
HONG KONG - ALMAD Group (Group) resmi diluncurkan. Perusahaan ini didedikasikan untuk memanfaatkan peluang masa depan di sembilan paradigma transformasi. Didirikan oleh pengusaha ternama Adrian Cheng, portofolio grup yang berpikiran maju secara strategis berinvestasi di ruang digital dan pasar yang sedang berkembang, termasuk di China Daratan, ASEAN, Timur Tengah, dan sekitarnya.

Investasi ALMAD Group melalui tiga arah. Pertama, berinvestasi di industri transformasi budaya, hiburan, olahraga, media, perawatan kesehatan, manajemen komersial, dan pariwisata budaya di pasar-pasar berkembang yang terpilih. Kedua, memecahkan batasan dalam aset digital dan virtual. Ketiga, mengglobalisasi K11 melalui AC cultural ecosystem. Baca juga: Investasi Minim, Kebijakan Migas Belum Menarik bagi Investor

Pendiri dan Ketua Eksekutif ALMAD Group Adrian Cheng mengatakan kita hidup di era perubahan mendalam dalam ekonomi global , di mana batas-batas baru muncul dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Dari pemikiran dua tahun yang lalu, kami telah bertekad untuk membangun ALMAD Group sebagai sebuah gerakan yang mendorong pergeseran ini, berinvestasi dalam industri - transformasi di pasar yang berkembang seperti ASEAN dan Timur Tengah, sambil maju secara global dalam aset digital dan industri budaya," kata Adrian Cheng dalam siaran pers, Minggu (21/9/2025).

Berkantor pusat di Hong Kong, ALMAD Group berusaha menjadi platform global ikonik di pusat internasional dan memberikan pertumbuhan jangka panjang dengan jejaknya di seluruh dunia. Prioritas industri transformatifnya mencakup budaya, hiburan, olahraga, media, perawatan kesehatan, manajemen komersial, dan pariwisata budaya. Industri-industri yang ditargetkan ini tidak hanya menunjukkan kelayakan komersial yang kuat saat ini, tetapi juga memiliki potensi untuk membentuk ekonomi dan masyarakat global dalam dua puluh tahun ke depan, mampu memenuhi kebutuhan pasar Gen Z dan Gen A.

Adrian Cheng yakin Hong Kong adalah komunitas yang tangguh dengan pandangan global, yang secara luas diakui sebagai jembatan ke dunia. "Seiring dengan perkembangan gerakan ALMAD Group, saya menantikan untuk meluncurkan lebih banyak proyek dalam waktu dekat, yang menunjukkan komitmen grup untuk mengubah visi menjadi tindakan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Rekomendasi
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Tim Advokasi Roy Suryo Minta KY Awasi Hakim: Khawatir Ada Intervensi
Canangkan Gerakan Indonesia...
Canangkan Gerakan Indonesia Asri di Malang, Dirjen Bina Adwil Ajak Kepala Daerah Bebersih
Resmi Cerai, Tuntutan...
Resmi Cerai, Tuntutan Nafkah Wardatina Mawa Rp30 Juta Dipangkas Jadi Rp3 Juta
Berita Terkini
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
Infografis
Hamas telah Siapkan...
Hamas telah Siapkan Serangan Canggih untuk Usir Israel di Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved