Gebrakan Baru Purbaya Bakal Kurangi Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Tarif, Gimana Caranya?
Senin, 22 September 2025 - 08:19 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Antara/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang mencari cara mengurangi beban subsidi listrik tanpa harus menaikkan tarif bagi masyarakat. Salah satu opsinya adalah pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
"Waktu di Hambalang kemarin, diskusi tentang program pengurangan subsidi listrik utamanya. Waktu itu dibicarakan tentang penggunaan PLTS," ujar Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, baru-baru ini.
Adapun kajian tersebut telah dibahas dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Kamis (18/9) lalu. Purbaya mengakui biaya produksi listrik dari PLTS masih tinggi.
Baca Juga: Purbaya Ancam Bubarkan Satgas BLBI: Cuma Ribut Aja Buat Apa?
Sebab itu, pemerintah mencari solusi teknologi dan upaya lain agar harga produksi bisa lebih murah, sehingga subsidi listrik dapat berkurang atau bahkan hilang.
"Nanti sedang dicarikan teknologi maupun effort-effort supaya harga produksinya itu mendekati harga yang murah sekarang, atau subsidi-nya mengecil atau betul-betul hilang gara-gara itu," jelasnya.
Purbaya menambahkan, pemerintah juga tidak menutup kemungkinan menggunakan sumber energi baru terbarukan (EBT) lain yang lebih murah. Dia memastikan tujuan utama dari rencana tersebut adalah untuk mengurangi beban subsidi dan menjaga harga listrik agar tidak mahal.
Baca Juga: Purbaya Kaget Cukai Rokok Naik Sampai 57 Persen: Tinggi Amat, Firaun Lu?
Purbaya melihat rencana tersebut cukup menjanjikan, termasuk rencana memproduksi baterai kendaraan listrik dan panel surya di dalam negeri.
"Saya sudah lihat presentasinya, sudah ada desain PLTS yang cukup baik yang termasuk pembuatan baterai di sini, dan pembuatan solar panel di sini yang kita lihat sih menjanjikan," jelasnya.
"Waktu di Hambalang kemarin, diskusi tentang program pengurangan subsidi listrik utamanya. Waktu itu dibicarakan tentang penggunaan PLTS," ujar Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, baru-baru ini.
Adapun kajian tersebut telah dibahas dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Kamis (18/9) lalu. Purbaya mengakui biaya produksi listrik dari PLTS masih tinggi.
Baca Juga: Purbaya Ancam Bubarkan Satgas BLBI: Cuma Ribut Aja Buat Apa?
Sebab itu, pemerintah mencari solusi teknologi dan upaya lain agar harga produksi bisa lebih murah, sehingga subsidi listrik dapat berkurang atau bahkan hilang.
"Nanti sedang dicarikan teknologi maupun effort-effort supaya harga produksinya itu mendekati harga yang murah sekarang, atau subsidi-nya mengecil atau betul-betul hilang gara-gara itu," jelasnya.
Purbaya menambahkan, pemerintah juga tidak menutup kemungkinan menggunakan sumber energi baru terbarukan (EBT) lain yang lebih murah. Dia memastikan tujuan utama dari rencana tersebut adalah untuk mengurangi beban subsidi dan menjaga harga listrik agar tidak mahal.
Baca Juga: Purbaya Kaget Cukai Rokok Naik Sampai 57 Persen: Tinggi Amat, Firaun Lu?
Purbaya melihat rencana tersebut cukup menjanjikan, termasuk rencana memproduksi baterai kendaraan listrik dan panel surya di dalam negeri.
"Saya sudah lihat presentasinya, sudah ada desain PLTS yang cukup baik yang termasuk pembuatan baterai di sini, dan pembuatan solar panel di sini yang kita lihat sih menjanjikan," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :