Trump Desak NATO Hentikan Impor Minyak Rusia dan Terapkan Tarif Tinggi ke China
Selasa, 23 September 2025 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kejayaan Dolar AS Terkikis, Yuan China Kian Mencuri Perhatian Global
Desakan agar sanksi diperketat semakin kuat setelah insiden pelanggaran Rusia di Polandia. Pada 10 September lalu, sejumlah drone Rusia melintasi wilayah udara Polandia sebelum ditembak jatuh. Insiden itu dinilai sebagai pelanggaran kedaulatan sekutu NATO.
Inggris pun bertindak tegas dengan melarang 70 kapal yang diduga mengangkut minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi pada 30 individu serta perusahaan terkait, termasuk yang berbasis di China dan Turki.
Meski demikian, klaim Trump bahwa dirinya bisa mengakhiri perang dengan cepat masih belum terbukti. Pertemuan langsungnya dengan Putin di Alaska pada Agustus lalu tidak menghasilkan kesepakatan. Putin tetap mengajukan syarat keras, termasuk menolak Ukraina masuk ke NATO.
Trump juga kerap dinilai menunjukkan sikap lunak terhadap Putin. Ia beberapa kali menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan mantan Presiden AS Joe Biden atas konflik yang berkepanjangan, tanpa menyinggung Putin sebagai pihak yang menginvasi. (AP/Reuters)
Desakan agar sanksi diperketat semakin kuat setelah insiden pelanggaran Rusia di Polandia. Pada 10 September lalu, sejumlah drone Rusia melintasi wilayah udara Polandia sebelum ditembak jatuh. Insiden itu dinilai sebagai pelanggaran kedaulatan sekutu NATO.
Inggris pun bertindak tegas dengan melarang 70 kapal yang diduga mengangkut minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi pada 30 individu serta perusahaan terkait, termasuk yang berbasis di China dan Turki.
Meski demikian, klaim Trump bahwa dirinya bisa mengakhiri perang dengan cepat masih belum terbukti. Pertemuan langsungnya dengan Putin di Alaska pada Agustus lalu tidak menghasilkan kesepakatan. Putin tetap mengajukan syarat keras, termasuk menolak Ukraina masuk ke NATO.
Trump juga kerap dinilai menunjukkan sikap lunak terhadap Putin. Ia beberapa kali menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan mantan Presiden AS Joe Biden atas konflik yang berkepanjangan, tanpa menyinggung Putin sebagai pihak yang menginvasi. (AP/Reuters)
(nng)
Lihat Juga :