Trump Desak NATO Hentikan Impor Minyak Rusia dan Terapkan Tarif Tinggi ke China

Selasa, 23 September 2025 - 07:37 WIB
loading...
Trump Desak NATO Hentikan...
Negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) didesak agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia. FOTO/Reuters
A A A
BASKING RIDGE - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia dan menerapkan tarif impor tinggi terhadap produk asal China. Menurutnya, langkah kolektif tersebut dapat mempercepat berakhirnya perang Rusia–Ukraina.

Trump menyampaikan seruan tersebut melalui unggahan di media sosial Truth Social, Sabtu (13/9) waktu setempat. Ia menegaskan kesiapannya menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia, tetapi mensyaratkan seluruh anggota NATO melakukan hal serupa.

"Saya siap menjatuhkan sanksi berat ketika semua negara NATO sepakat berhenti membeli minyak Rusia. Langkah itu akan sangat melemahkan posisi tawar Rusia," kata Trump.

Baca Juga: Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan di Berbagai Negara

Sejumlah anggota NATO dan Uni Eropa (UE) memang masih tercatat sebagai pembeli minyak Rusia. Data Pusat Riset Energi dan Udara Bersih (CREA) per Juni 2025 menunjukkan Turki menjadi pembeli ketiga terbesar minyak mentah Rusia setelah China dan India. Sementara Hungaria dan Slovakia juga masih bergantung pada pasokan Moskow.

Trump dalam unggahannya juga mendorong penerapan tarif impor sebesar 50–100 persen terhadap produk asal China. Tarif itu, menurutnya, bisa dicabut setelah perang berakhir. "China memiliki cengkeraman kuat atas Rusia. Tarif tinggi akan menghancurkan kendali itu. Jika NATO melakukan hal yang saya katakan, perang akan segera berakhir dan ribuan nyawa terselamatkan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Rekomendasi
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Berita Terkini
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved