InnoLAB Jadi Wadah Pemberdayaan OMS melalui Kewirausahaan

Jum'at, 26 September 2025 - 13:06 WIB
loading...
InnoLAB Jadi Wadah Pemberdayaan...
Innovation Lab (InnoLAB) dirancang sebagai ruang inovasi, pembelajaran, dan pertukaran ide bagi organisasi masyarakat sipil (OMS) untuk mengembangkan gagasan bisnis maupun bisnis tahap awal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Re.Search (Resource Hub for Strengthening Capacity on Financial Resilience) dari PLUS (Platform Usaha Sosial) menggelar InnoLAB, puncak acara dari rangkaian program Innovation Lab 2025 . Kegiatan ini diselenggarakan di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, dan dihadiri secara antusias oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia secara luring.

Innovation Lab dirancang sebagai ruang inovasi, pembelajaran, dan pertukaran ide bagi organisasi masyarakat sipil (OMS) untuk mengembangkan gagasan bisnis maupun bisnis tahap awal. Program ini menjadi strategi penting dalam memperkuat resiliensi keuangan organisasi nirlaba.

Melalui rangkaian program inkubasi selama 4 (empat) bulan, Innovation Lab mendukung OMS dalam merancang dan membangun unit bisnis berdampak yang dapat menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus mendukung diversifikasi pendanaan organisasi.

Sebelum mencapai puncak acara, para peserta telah mengikuti serangkaian Masterclass luring, mempelajari berbagai topik terkait pengembangan usaha, serta mendapatkan sesi mentoring bersama praktisi bisnis berpengalaman. Baca Juga: Pelatihan Wirausaha Bantu Masyarakat Ciptakan Peluang Usaha Baru

Selain itu ada sesi Business Dialogue di mana peserta berkesempatan belajar langsung dengan ahlinya mulai dari cerita membangun bisnis hingga proses pengembangan bisnisnya.

Proses ini berlanjut ke Pitch Lab, di mana peserta berkesempatan untuk mempresentasikan ide bisnis mereka secara daring. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Demo Day, acara puncak di mana peserta menampilkan prototipe bisnis di hadapan mitra eksternal, calon donor, investor, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Sesi Talkshow InnoLAB

Acara puncak InnoLAB menghadirkan sesi diskusi inspiratif bertajuk “BERDIKARI: Berani Diversifikasi Pendanaan untuk Kemandirian Organisasi”. Diskusi ini menghadirkan narasumber berpengalaman, yaitu Tri Mumpuni, Executive Director IBEKA, Bertram Flesch, Chief Sustainability Officer, SukkhaCitta, dan Jaqualine Wijaya, Co-Founder Seraya.

Diskusi berfokus pada membangun kesadaran bahwa membangun bisnis perlu pondasi yang kokoh, sehingga mereka mampu mengidentifikasi peluang dan resiko dalam pengembangan unit bisnis organisasi.

“Pelajari terlebih dahulu kebutuhan pelanggan untuk memahami apa yang benar-benar mereka butuhkan, sehingga produk yang ditawarkan dapat menjadi solusi yang tepat. Jangan menunggu hingga sempurna, karena hal itu justru dapat menghambat langkah untuk segera memulai,” ujar Bertram Flesch, Chief Sustainability Officer SukkhaCitta.

Sesi Demo Day menjadi sorotan utama Innovation Lab 2025. Prototipe bisnis yang dipresentasikan peserta memperoleh tanggapan, pertanyaan, serta masukan konstruktif dari dewan juri, yang diantaranya terdiri dari Nendra Sarina selaku CEO Rumah BUMN Jakarta, Devyta Wijaya selaku Head of Legal, Compliance & Risk Director YCAB Ventures, Mozaika Hendarti selaku Senior Investment Manager Yayasan KEHATI, dan Esther Parapak selaku Senior Grants Manager Ford Foundation.

“Saya sangat berbahagia dapat mengikuti Innovation Lab 2025, karena melalui program ini saya berkesempatan mengembangkan unit bisnis 25 Jam Kreasi bersama rekan-rekan yang membutuhkan kesempatan kedua untuk kembali berdaya, meskipun menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial,” ujar Martino, Yayasan Palasara Widya Indonesia, salah satu peserta Innovation Lab 2025.

Melalui Innovation Lab 2025, Re.Search berharap dapat memberdayakan OMS agar mampu membangun sumber penghasilan alternatif di tengah tren penurunan pendanaan filantropi.

25 Organisasi Masyarakat Sipil Peserta Innovation Lab 2025
Setelah melalui proses penyaringan dan interview, 25 organisasi terpilih untuk mengikuti program ini:
1. Absolute Indonesia - AKSARA
2. Aliansi Organis Indonesia (AOI)
3. AMAN Tana Luwu
4. Institusi Penelitian & Pemberdayaan Masyarakat
5. Jarpuk Rindang Lombok Tengah
6. Kartini Manakarra
7. KontraS
8. LP3A-Papua
9. Pamflet Generasi
10. PeaceGeneration Indonesia
11. Perkumpulan Cita Tanah Mahardika
12. Perkumpulan Papua Paradise Center
13. Perkumpulan WALLACEA
14. Pusat Rehabilitasi Yakkum
15. Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia)
16. Yayasan Agro Sorgum Flores
17. Yayasan Amal Khair Yasmin
18. Yayasan Baileo Maluku
19. Yayasan Harapan Ibu Papua
20. Yayasan Kitaji Pinisi Indonesia
21. Yayasan Masyarakat Tangguh Sejahtera (Marungga)
22. Yayasan Palasara Widya Indonesia
23. Yayasan Pijar Timur Indonesia
24. Yayasan Wahana Komunikasi Wanita
25. Yayasan Walang Perempuan

Pada kesempatan yang sama, Re.Search juga memperkenalkan Re.Search Impact Academy, sebuah platform digital yang memungkinkan OMS untuk merancang dan menjual kursus daring sebagai sumber pendapatan baru.

“Dengan adanya tren penurunan pendanaan yang dialami banyak OMS, Re.Search menghadirkan Re.Search Impact Academy untuk mendukung organisasi dalam memperoleh pendapatan tambahan melalui penjualan kursus online yang mereka kembangkan,” jelas Business Development Lead Re.Search, Rintis Mulyani.

Baca Juga: Rumah BUMN SIG Dorong Pemasaran Produk UMKM Rembang

Sebagai informasi, Platform Usaha Sosial (PLUS) telah berdiri sejak 2017 dan hingga kini telah memberikan edukasi serta penguatan kapasitas kepada lebih dari 500 pelaku usaha sosial di seluruh Indonesia. PLUS juga menjadi mitra implementasi berbagai program pemberdayaan UMKM dan usaha sosial, bekerja sama dengan pemerintah, universitas, lembaga filantropi, serta sektor swasta.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved