Cerita Purbaya Suka Diskusi dengan Gubernur BI Perry Warjiyo di WC

Sabtu, 27 September 2025 - 09:32 WIB
loading...
Cerita Purbaya Suka...
Purbaya menjamin adanya sinergi yang sangat kuat antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia khususnya Bos BI Perry Warjiyo. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran pasar mengenai risiko fiscal dominance atau dominasi fiskal, yang merujuk pada kondisi di mana kebijakan moneter bank sentral didikte oleh kebutuhan pembiayaan pemerintah.Purbaya menjamin adanya sinergi yang sangat kuat antara Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) dan Bank Indonesia khususnya dengan Gubernur BI, Perry Warjiyo .

"Fiscal-fiscal, moneter-moneter, kita akan fokus ke wewenang kita masing-masing yang jelas tujuannya sama. Ya, menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat dan membuat kita semua makmur," ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (26/9).

Purbaya mengakui bahwa di masa lalu, pertumbuhan ekonomi sempat melambat karena adanya ketidaksinkronan kebijakan. "Kadang-kadang yang rem pemerintah, kadang-kadang bank sentral. Sekarang udah satu pikiran, kita ingin memajukan ekonomi bareng-bareng," tegasnya.

Baca Juga: Purbaya Pastikan Tarif Cukai Rokok Tidak Naik di 2026

Untuk memperkuat sinergi ini, Purbaya menyatakan akan ada pertemuan rutin dengan Bank Sentral. Ia secara santai menceritakan kedekatannya dengan Gubernur BI Perry Warjiyo, yang sudah terjalin lebih dari 20 tahun.

"Pak Perry tuh sama saya udah lama, temananya udah 20 tahun lebih lah, kenal baik. Dia researcher, saya researcher juga dulu. Kalau diskusi kadang-kadang di WC tuh. Ketawa, Ya gitu lah, kadang-kadang gitu," cerita Purbaya, sembari tertawa.

"Bingung kan lu? Kalau abis rapat, abis di symposium, disana ngepikir gimana-gimana, disitulah. Kadang-kadang di seminar gitu," imbuhnya.

Purbaya menjelaskan bahwa diskusi informal, bahkan di tempat tak terduga seperti toilet saat jeda rapat atau simposium, menunjukkan tingkat kedekatan personal yang akan memastikan kebijakan ke depan berjalan sangat sinkron.

"Jadi kami dengan bank sentral dekat dan kebijakannya akan amat sinkron ke depan. Kita akan menjalankan kebijakan kita masing-masing secara optimal dalam ruang wewenang yang kita punya masing-masing," pungkasnya.

Adapun Fiscal dominance adalah situasi di mana bank sentral (otoritas moneter) dipaksa atau terdorong untuk mengutamakan kepentingan pembiayaan anggaran pemerintah (otoritas fiskal) daripada menjalankan tugas utamanya, yaitu menjaga stabilitas harga (inflasi).

Baca Juga: Sikap Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid 3 Bikin Rupiah Terkapar ke Rp16.749 per USD

Dalam kondisi fiscal dominance, bank sentral biasanya terpaksa membeli utang pemerintah dalam jumlah besar, yang dapat menyebabkan uang beredar meningkat drastis dan berujung pada inflasi tinggi.

Purbaya berusaha menepis anggapan ini dengan menjamin bahwa BI dan Kemenkeu akan menjalankan kebijakan sesuai kewenangan masing-masing, tetapi dengan tujuan yang sama, yaitu mempercepat pertumbuhan ekonomi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved