BI Disebut Lambat Saat Kebutuhan Uang untuk Penanganan Covid-19 Makin Besar

Sabtu, 12 September 2020 - 21:16 WIB
loading...
A A A
Berbeda halnya dengan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, yang meski bertentang dengan rezim Donald Trump, pada saat krisis Pandemik menghantam Negeri Paman Sam menyampaikan sikap yang sama dengan pemerintah federal

Sejak awal tahu lanjut dia, The Fed sudah memberikan statement bahwasanya mereka akan melakukan pembiayaan fiskal, Quantity Fishing tanpa batas. Padahal, kata Piter, secara politik The Fed dengan pemerintahan Trumph sangat bertentangan.

Tapi begitu, saat mereka dihadapkan dalam krisis yang sama, The Fed memberikan statement yang sangat support terhadap pemerintah. Piter mengaku kecewa dengan Bank Indonesia yang terkesan lambat menunjukan sense of crisisnya utuk membantu penanganan Covid-19. Sehingga pemerintah juga terlihat sulit mengeluarkan dana untuk impelementasi kebijakan yang telah dikeluarkan.

"Anggarannya (penanganan Covid-19) sudah ditetapkan. Tetapi untuk mebiayai anggaran yang sudah ditetapkan itu seharusnya tidak hanya dari sisi berutang, baik ke luar negeri maupun di dalam negeri. Tapi utamanya support dari bank sentralnya. Makanya persoalan uang itu menjadi muncul," ujar Piter.

"Dan itulah yang ingin disampaikan Pak Jokowi yang (videonya) menjadi viral, yang kemarahannya (menunjukan) harus ada sense of crisis yang sama," lanjut dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
Tekan Penularan Covid-19,...
Tekan Penularan Covid-19, Ini Imbauan Kemenkes saat Ibadah Natal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved