Vivo Batal Beli 40.000 Barel BBM dari Pertamina, Gara-gara Tercampur Etanol 3,5%

Rabu, 01 Oktober 2025 - 19:57 WIB
loading...
Vivo Batal Beli 40.000...
PT Vivo Energy Indonesia membatalkan pembelian BBM dasar atau base fuel yang diimpor Pertamina. FOTO/Instagram/@spbuvivo
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan PT Vivo Energy Indonesia membatalkan pembelian 40.000 barel bahan bakar minyak (BBM) dasar atau base fuel yang diimpor Pertamina. Pembatalan terjadi setelah diketahui adanya kandungan etanol sebesar 3,5%.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, menjelaskan hingga akhir September 2025 sebenarnya ada dua operator SPBU swasta yang berminat membeli stok impor itu, yakni Vivo dan BP-AKR. Namun setelah negosiasi secara business to business (B2B), keduanya urung melanjutkan transaksi karena hasil pengecekan menunjukkan adanya kandungan etanol di dalam BBM.

"Konten etanol memang ada, sekitar 3,5%. Regulasi sebenarnya memperbolehkan kadar etanol sampai 20%. Tapi keputusan tetap ada di masing-masing operator, dan mereka memilih tidak melanjutkan pembelian," ujar Achmad dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI dan Dirjen Migas Kementerian ESDM di Gedung DPR, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga: SPBU Vivo Sepakat Beli BBM dari Pertamina, Total Kargo 40.000 Barel

Selain Vivo dan BP-AKR, sejumlah operator lain juga sempat diajak bernegosiasi, antara lain PT Aneka Petroindo Raya (APR), PT Shell Indonesia, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, dan PT AKR Corporindo. Namun, mayoritas menolak tawaran pembelian dengan alasan kandungan bahan bakar tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi kebutuhan mereka.

Dia menyebut APR awalnya menyatakan siap membeli, namun kemudian juga mengurungkan niat. Sementara Shell Indonesia tidak mendapat persetujuan dari birokrasi internal perusahaan sehingga negosiasi terhenti. "Akhirnya, dari semua operator swasta yang kami ajak bicara, tidak ada satu pun yang melanjutkan pembelian," ujarnya.

Baca Juga: Bahlil Sebut SPBU Swasta Setuju Beli BBM dari Pertamina, Speknya Sama?

Dia mengklaim tercampurnya kandungan etanol itu terjadi akibat masalah pada kapal kargo pengangkut, MT Sakura, yang membawa 40.000 barel base fuel tersebut. "Ini faktor teknis dari kapal kargo. Kami masih membuka peluang kerja sama pada pengiriman berikutnya, karena secara prinsip operator swasta tetap membutuhkan tambahan stok BBM ke depan," kata Achmad.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved