Elon Musk Menjadi Orang Pertama dengan Kekayaan Bersih Rp8.214 Triliun
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 07:30 WIB
loading...
CEO Tesla (TSLA), Elon Musk menjadi orang pertama yang mencapai kekayaan bersih hampir USD500 miliar atau setara Rp8.214 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - CEO Tesla (TSLA), Elon Musk menjadi orang pertama yang mencapai kekayaan bersih hampir USD500 miliar atau setara Rp8.214 triliun (kurs Rp16.429 per USD), seiring pemulihan saham perusahaan pembuat mobil listrik itu. Selain lini bisnis Electric Vehicle (EV), peningkatan valuasi startup lain juga mengangkat harta kekayaan Elon Musk.
Saham Tesla naik lebih dari 1% dalam premarket trading pada hari Kamis (2/10/2025). Kekayaan bersih Musk tercatat menyentuh angka USD500,1 miliar pada pukul 4:15 sore waktu setempat, menurut indeks miliarder Forbes. Kekayaan Musk sangat terkait erat dengan Tesla, di mana Ia memegang lebih dari 12,4% saham per 15 September.
Peningkatan saham Tesla sepanjang tahun ini terpantau melebihi 14% dan ditutup 3,3% lebih tinggi pada hari Rabu, kemarin untuk membuat kekayaan bersih Musk bertambah melewati USD6 miliar. Baca Juga: Tambah Miskin, Bill Gates Ditendang dari Daftar 10 Orang Terkaya Dunia
Setelah awal tahun yang bergejolak, saham Tesla cenderung naik seiring meningkatnya sentimen investor karena Musk mengembalikan fokusnya ke perusahaan. Chairman dewan Tesla, Robyn Denholm mengatakan pada bulan lalu bahwa Musk kembali "di depan dan fokus" di perusahaan setelah beberapa bulan berada di Gedung Putih.
Hanya beberapa hari kemudian, Musk mengungkapkan pembelian saham senilai sekitar USD1 miliar, sebagai bentuk kepercayaan besar terhadap masa depan Tesla saat perusahaan itu berlomba-lomba bertransisi dari pembuat mobil listrik menjadi kekuatan di bidang AI dan robotika.
Meski begitu, penurunan penjualan mobil listrik dan tekanan margin yang terus-menerus telah menekan saham Tesla, menjadikannya salah satu yang berkinerja terburuk di kelompok 'Magnificent Seven' dari saham teknologi megacap.
Lantas Dewan Tesla di bulan lalu mengusulkan rencana kompensasi senilai USD1 triliun untuk Musk, menetapkan target keuangan dan operasional yang tinggi bagi CEO sambil juga menanggapi tuntutannya untuk memiliki saham yang lebih besar di perusahaan.
Startup AI milik Musk, yakni xAI dan perusahaan roket SpaceX juga telah meningkatkan valuasinya tahun ini. xAI terakhir memiliki valuasi sebesar USD75 miliar per Juli, menurut data dari Pitchbook. Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia per Juli 2025: Larry Ellison Salip Bezos, dan Zuckerberg
Seangkan pada bulan September, dilaporkan bahwa perusahaan tersebut mengincar valuasi sebesar USD200 miliar setelah penggalangan dana, tetapi Musk mengatakan saat itu perusahaan tidak sedang mengumpulkan modal.
Saham Tesla naik lebih dari 1% dalam premarket trading pada hari Kamis (2/10/2025). Kekayaan bersih Musk tercatat menyentuh angka USD500,1 miliar pada pukul 4:15 sore waktu setempat, menurut indeks miliarder Forbes. Kekayaan Musk sangat terkait erat dengan Tesla, di mana Ia memegang lebih dari 12,4% saham per 15 September.
Peningkatan saham Tesla sepanjang tahun ini terpantau melebihi 14% dan ditutup 3,3% lebih tinggi pada hari Rabu, kemarin untuk membuat kekayaan bersih Musk bertambah melewati USD6 miliar. Baca Juga: Tambah Miskin, Bill Gates Ditendang dari Daftar 10 Orang Terkaya Dunia
Setelah awal tahun yang bergejolak, saham Tesla cenderung naik seiring meningkatnya sentimen investor karena Musk mengembalikan fokusnya ke perusahaan. Chairman dewan Tesla, Robyn Denholm mengatakan pada bulan lalu bahwa Musk kembali "di depan dan fokus" di perusahaan setelah beberapa bulan berada di Gedung Putih.
Hanya beberapa hari kemudian, Musk mengungkapkan pembelian saham senilai sekitar USD1 miliar, sebagai bentuk kepercayaan besar terhadap masa depan Tesla saat perusahaan itu berlomba-lomba bertransisi dari pembuat mobil listrik menjadi kekuatan di bidang AI dan robotika.
Meski begitu, penurunan penjualan mobil listrik dan tekanan margin yang terus-menerus telah menekan saham Tesla, menjadikannya salah satu yang berkinerja terburuk di kelompok 'Magnificent Seven' dari saham teknologi megacap.
Lantas Dewan Tesla di bulan lalu mengusulkan rencana kompensasi senilai USD1 triliun untuk Musk, menetapkan target keuangan dan operasional yang tinggi bagi CEO sambil juga menanggapi tuntutannya untuk memiliki saham yang lebih besar di perusahaan.
Startup AI milik Musk, yakni xAI dan perusahaan roket SpaceX juga telah meningkatkan valuasinya tahun ini. xAI terakhir memiliki valuasi sebesar USD75 miliar per Juli, menurut data dari Pitchbook. Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia per Juli 2025: Larry Ellison Salip Bezos, dan Zuckerberg
Seangkan pada bulan September, dilaporkan bahwa perusahaan tersebut mengincar valuasi sebesar USD200 miliar setelah penggalangan dana, tetapi Musk mengatakan saat itu perusahaan tidak sedang mengumpulkan modal.
(akr)
Lihat Juga :