Kapasitas Kilang 38% Lumpuh, Rusia Bakal Impor BBM dari Singapura, China dan Korsel
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Data dari perusahaan analisis energi Ciala melaporkan, Rusia kehilangan hampir 38% kapasitas kilang minyak atau setara dengan 338.000 ton pengolahan minyak mentah per hari. Mayoritas gangguan ini sekitar 70% disebabkan serangan drone Ukraina terhadap fasilitas utama.
Baca Juga: Para Jenderal AS Diminta Bersiap Perang, Pasukan Khusus Navy SEAL Bakal Latihan Gabungan
Hingga September lalu, empat fasilitas kilang minyak utama Rusia dilaporkan berhenti beroperasi usai diserang drone, termasuk kilang di Leningrad dan Ryazan merupakan pusat pengolahan minyak terbesar kelima di negara tersebut.
Sehari sebelum pengumuman kebijakan impor, Moskow telah memperpanjang larangan ekspor bensin dan memperketat pembatasan ekspor solar hingga 31 Desember 2025, sebagai upaya untuk memprioritaskan dan menstabilkan pasokan dalam negeri di tengah krisis yang memuncak.
Baca Juga: Para Jenderal AS Diminta Bersiap Perang, Pasukan Khusus Navy SEAL Bakal Latihan Gabungan
Hingga September lalu, empat fasilitas kilang minyak utama Rusia dilaporkan berhenti beroperasi usai diserang drone, termasuk kilang di Leningrad dan Ryazan merupakan pusat pengolahan minyak terbesar kelima di negara tersebut.
Sehari sebelum pengumuman kebijakan impor, Moskow telah memperpanjang larangan ekspor bensin dan memperketat pembatasan ekspor solar hingga 31 Desember 2025, sebagai upaya untuk memprioritaskan dan menstabilkan pasokan dalam negeri di tengah krisis yang memuncak.
(nng)
Lihat Juga :