Asing Jual Saham Capai Rp3,1 Triliun Pekan Ini, Perbankan Jadi Sasaran Utama
Minggu, 05 Oktober 2025 - 08:10 WIB
loading...
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun sepanjang periode 29 September–3 Oktober 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun sepanjang periode 29 September–3 Oktober 2025. Nilai tersebut berbalik arah dari posisi pekan sebelumnya, ketika asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp5,09 triliun.
Aksi jual dari asing berlangsung saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat tipis. Sepanjang pekan ini, IHSG naik 0,23% ke level 8.118,30 dibandingkan pekan sebelumnya di posisi 8.099,33.
Saham perbankan menjadi sasaran utama aksi jual asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan nilai jual bersih terbesar mencapai Rp2,02 triliun. Saham BBRI sepanjang pekan terkoreksi 8,66% ke level Rp3.690 per saham, demikian menurut data perdagangan, diakses Minggu (5/10).
Baca Juga: IHSG Bakal ke 8.070-8.200 di Tengah Tarik-Menarik Saham Perbankan dan Blue Chips
Selain BBRI, aksi jual asing juga menekan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai net sell Rp1,30 triliun. Harga saham BBCA tercatat turun 2,90 persen dalam sepekan ke Rp7.525 per saham.
Di luar sektor perbankan, saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) juga menjadi target jual asing dengan nilai mencapai Rp1,38 triliun. Meski demikian, saham MMLP justru masih menguat 0,91 persen ke Rp555 per saham, setelah resmi diakuisisi oleh grup PT Astra International Tbk (ASII).
Baca Juga: IHSG Dekati Rekor Baru, Hari Ini Dibuka Naik Tembus 8.139
Selanjutnya, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencatat net sell asing Rp308,4 miliar. Berbeda dengan tren pelemahan di saham perbankan, EMTK justru menguat signifikan 9,49% ke Rp1.500 per saham sepanjang pekan.
Kemudian, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga masuk dalam daftar lima besar saham yang dilepas asing dengan nilai jual bersih Rp244,6 miliar. Meski dilepas investor asing, saham BUMI naik 7,33% menjadi Rp161 per saham.
Aksi jual dari asing berlangsung saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat tipis. Sepanjang pekan ini, IHSG naik 0,23% ke level 8.118,30 dibandingkan pekan sebelumnya di posisi 8.099,33.
Saham perbankan menjadi sasaran utama aksi jual asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan nilai jual bersih terbesar mencapai Rp2,02 triliun. Saham BBRI sepanjang pekan terkoreksi 8,66% ke level Rp3.690 per saham, demikian menurut data perdagangan, diakses Minggu (5/10).
Baca Juga: IHSG Bakal ke 8.070-8.200 di Tengah Tarik-Menarik Saham Perbankan dan Blue Chips
Selain BBRI, aksi jual asing juga menekan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai net sell Rp1,30 triliun. Harga saham BBCA tercatat turun 2,90 persen dalam sepekan ke Rp7.525 per saham.
Di luar sektor perbankan, saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) juga menjadi target jual asing dengan nilai mencapai Rp1,38 triliun. Meski demikian, saham MMLP justru masih menguat 0,91 persen ke Rp555 per saham, setelah resmi diakuisisi oleh grup PT Astra International Tbk (ASII).
Baca Juga: IHSG Dekati Rekor Baru, Hari Ini Dibuka Naik Tembus 8.139
Selanjutnya, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencatat net sell asing Rp308,4 miliar. Berbeda dengan tren pelemahan di saham perbankan, EMTK justru menguat signifikan 9,49% ke Rp1.500 per saham sepanjang pekan.
Kemudian, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga masuk dalam daftar lima besar saham yang dilepas asing dengan nilai jual bersih Rp244,6 miliar. Meski dilepas investor asing, saham BUMI naik 7,33% menjadi Rp161 per saham.
(akr)
Lihat Juga :