Menjelang Laporan Data Ekonomi, IHSG Berpeluang Menguji 8.170 Pekan Depan
Minggu, 05 Oktober 2025 - 12:32 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpeluang menguji level resistance 8.170 pada pekan depan.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpeluang menguji level resistance 8.170 pada pekan depan. Pasar mencermati sejumlah data ekonomi domestik sambil memantau dampak yang lebih luas dari penghentian/shutdown pemerintah federal Amerika Serikat.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat indikator pasar masih menunjukkan sinyal positif. Indikator Stochastic RSI dinilai mendekati area oversold dan penurunannya mulai melandai dengan potensi membentuk Golden Cross.
Hal ini juga didukung histogram negatif indikator MACD yang mulai tertahan serta ditandai oleh volume beli, dan ditutup di atas level indikator MA5 akhir pekan lalu. Baca Juga: Asing Jual Saham Capai Rp3,1 Triliun Pekan Ini, Perbankan Jadi Sasaran Utama
"Sehingga IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level resistance 8.170 pada pekan depan," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (4/10/2025).
Analis mencermati pelaku pasar bakal memantau pengumuman cadangan devisa periode September 2025 pada 7 Oktober. Angka ini diperkirakan naik menjadi USD159 miliar, dari USD150,7 miliar pada Agustus.
Selanjutnya, pengumuman Consumer Confidence bakal menjadi perhatian sehari setelahnya. Data periode September ini diproyeksikan naik ke 120 dari 117,2.
Selain itu, data penjualan sepeda motor September, penjualan ritel Agustus, dan penjualan mobil September juga akan dipublikasikan pada 8–9 Oktober. Baca Juga: IHSG Sepekan Tembus Rekor 8.099, Kapitalisasi Pasar Melesat 1,74% Jadi Rp14.888 T
Sebelumnya pada perdagangan Jumat (3/10), IHSG ditutup menguat 0,59 persen ke level 8.118,30, dengan akumulasi kenaikan 0,23 persen sepanjang pekan.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat indikator pasar masih menunjukkan sinyal positif. Indikator Stochastic RSI dinilai mendekati area oversold dan penurunannya mulai melandai dengan potensi membentuk Golden Cross.
Hal ini juga didukung histogram negatif indikator MACD yang mulai tertahan serta ditandai oleh volume beli, dan ditutup di atas level indikator MA5 akhir pekan lalu. Baca Juga: Asing Jual Saham Capai Rp3,1 Triliun Pekan Ini, Perbankan Jadi Sasaran Utama
"Sehingga IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level resistance 8.170 pada pekan depan," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (4/10/2025).
Analis mencermati pelaku pasar bakal memantau pengumuman cadangan devisa periode September 2025 pada 7 Oktober. Angka ini diperkirakan naik menjadi USD159 miliar, dari USD150,7 miliar pada Agustus.
Selanjutnya, pengumuman Consumer Confidence bakal menjadi perhatian sehari setelahnya. Data periode September ini diproyeksikan naik ke 120 dari 117,2.
Selain itu, data penjualan sepeda motor September, penjualan ritel Agustus, dan penjualan mobil September juga akan dipublikasikan pada 8–9 Oktober. Baca Juga: IHSG Sepekan Tembus Rekor 8.099, Kapitalisasi Pasar Melesat 1,74% Jadi Rp14.888 T
Sebelumnya pada perdagangan Jumat (3/10), IHSG ditutup menguat 0,59 persen ke level 8.118,30, dengan akumulasi kenaikan 0,23 persen sepanjang pekan.
(akr)
Lihat Juga :