OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan

Jum'at, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB
loading...
OJK Respons Penilaian...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai hasil evaluasi Morgan Stanley Capital International atau MSCI Global Market Accessibility Review 2026 bukan sebagai kemunduran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menilai hasil evaluasi Morgan Stanley Capital International atau MSCI Global Market Accessibility Review 2026 bukan sebagai kemunduran, melainkan instrumen evaluasi konstruktif untuk mempercepat pembenahan struktur transparansi, integritas, dan daya saing pasar saham domestik. Seperti diketahui MSCI resmi mempertahankan posisi Indonesia dalam kelompok pasar berkembang atau Emerging Market.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, berdasarkan hasil penilaian makro, mayoritas indikator aksesibilitas pasar Indonesia sebenarnya masih berada dalam posisi yang kokoh dan tidak mengalami pergeseran radikal jika dibandingkan dengan rapor tahun sebelumnya.

"Hasil market accessibility review MSCI yang diumumkan pada Jumat (19/6/2026) pagi ini menegaskan arah reformasi Pasar Modal Indonesia untuk terus memperkuat kualitas transparansi dan identifikasi coordinated trading dan daya saing pasar," kata Hasan dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market

Menurut Hasan, arsitektur penilaian aksesibilitas MSCI mencakup lima segmen besar yang dijabarkan ke dalam 18 kriteria pengukuran (measurement). Dari total indikator tersebut, performa Indonesia mayoritas telah memenuhi standar praktik terbaik (best practice) pasar modal internasional.



Secara rinci, sebanyak 10 kriteria sukses mempertahankan peringkat tertinggi dengan predikat “++” (double plus), yang menandakan sektor tersebut bersih dari masalah operasional. Selanjutnya enam kriteria mengantongi predikat “+” (single plus) yang berarti performanya cukup baik namun tetap memerlukan pemeliharaan rutin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved