3 Alasan PT Antam Impor Emas 30 Ton dari Singapura di 2024

Selasa, 07 Oktober 2025 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Pengamat energi dan ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai, kebijakan impor yang dilakukan Antam masih tergolong wajar. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan emas di pasar domestik.

"Kalau produk dalam negeri tidak cukup, maka impor boleh dilakukan agar memenuhi kebutuhan dan harga tidak melonjak. Impor ini juga bisa membantu menahan laju kenaikan harga emas di dalam negeri," ujar Fahmy.

Sepanjang 2024, realisasi penjualan emas Antam mencapai 43 ton dengan target meningkat menjadi 45 ton pada 2025. Pemerintah bersama Antam kini tengah mengkaji berbagai langkah untuk memperkuat rantai pasok domestik termasuk kerja sama dengan penambang swasta dan eksplorasi sumber emas baru, agar ketergantungan pada impor dapat dikurangi secara bertahap.

Berikut tiga alasan PT Antam impor emas dari Singapura di 2024:


1. Produksi emas lokal sangat terbatas

Tambang Pongkor di Jawa Barat saat ini hanya memproduksi sekitar 1 ton emas per tahun, sementara tambang-tambang kecil di daerah lain tidak mampu menambah volume secara signifikan. Kondisi ini membuat Antam tidak memiliki cukup bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi emas batangan di unit Logam Mulia.

2. Sumber pasokan domestik tidak mencukupi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Rekomendasi
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Berita Terkini
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Infografis
3 Alasan Rizky Ridho...
3 Alasan Rizky Ridho Layak Merumput di Klub Luar Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved