Purbaya Bakal Kucurkan Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta
Selasa, 07 Oktober 2025 - 14:38 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyalurkan dana puluhan triliun rupiah kepada Bank Jakarta. Rencana itu disampaikan seusai bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10).
Purbaya mengatakan langkah tersebut merupakan kelanjutan dari program penempatan dana pemerintah yang sebelumnya telah dikucurkan kepada lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp200 triliun sejak 12 September 2025. Dana itu dimaksudkan untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus memperluas pembiayaan sektor riil.
"Tapi ada satu hal tambahan yang saya pikirkan. Jakarta punya Bank Jakarta. Kalau Rp200 triliun sudah saya taruh di Himbara, bagaimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?" ujar Purbaya.
Baca Juga: Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
Ia menambahkan, hal itu telah dibicarakan langsung dengan Gubernur Pramono Anung. Menurutnya, dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri di wilayah Jakarta dan Jawa Timur. Ia memperkirakan besaran penyaluran ke masing-masing bank bisa mencapai Rp10 triliun hingga Rp20 triliun.
"Strateginya akan sama seperti Himbara. Nanti dana itu akan nyebar ke UMKM dan sektor industri di Jakarta maupun di daerah lain. Jumlah pastinya akan saya hitung lagi, tapi kalau Rp10 triliun sampai Rp20 triliun saya rasa bisa diserap," kata Purbaya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bertandang ke Balai Kota, Dapat Jempol Pramono
Ia menekankan dukungan likuiditas kepada bank-bank daerah penting untuk menjaga roda perekonomian tetap berputar terutama di tengah upaya pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Purbaya berharap Bank Jakarta dan Bank Jatim dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal dengan menyalurkannya ke sektor-sektor produktif agar memberi dampak langsung pada peningkatan daya beli dan penciptaan lapangan kerja.
Purbaya mengatakan langkah tersebut merupakan kelanjutan dari program penempatan dana pemerintah yang sebelumnya telah dikucurkan kepada lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp200 triliun sejak 12 September 2025. Dana itu dimaksudkan untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus memperluas pembiayaan sektor riil.
"Tapi ada satu hal tambahan yang saya pikirkan. Jakarta punya Bank Jakarta. Kalau Rp200 triliun sudah saya taruh di Himbara, bagaimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?" ujar Purbaya.
Baca Juga: Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
Ia menambahkan, hal itu telah dibicarakan langsung dengan Gubernur Pramono Anung. Menurutnya, dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri di wilayah Jakarta dan Jawa Timur. Ia memperkirakan besaran penyaluran ke masing-masing bank bisa mencapai Rp10 triliun hingga Rp20 triliun.
"Strateginya akan sama seperti Himbara. Nanti dana itu akan nyebar ke UMKM dan sektor industri di Jakarta maupun di daerah lain. Jumlah pastinya akan saya hitung lagi, tapi kalau Rp10 triliun sampai Rp20 triliun saya rasa bisa diserap," kata Purbaya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bertandang ke Balai Kota, Dapat Jempol Pramono
Ia menekankan dukungan likuiditas kepada bank-bank daerah penting untuk menjaga roda perekonomian tetap berputar terutama di tengah upaya pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Purbaya berharap Bank Jakarta dan Bank Jatim dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal dengan menyalurkannya ke sektor-sektor produktif agar memberi dampak langsung pada peningkatan daya beli dan penciptaan lapangan kerja.
(nng)
Lihat Juga :