Mentan Bakal Setop Jual Kelapa Gelondongan, Indonesia Bisa Raup Rp2.400 Triliun per Tahun

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 08:48 WIB
loading...
Mentan Bakal Setop Jual...
Pedagang menunjukkan kelapa tua kualitas terbaik di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta, Jumat (5/6/2020). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong hilirisasi komoditas kelapa guna melipatgandakan nilai ekspor dan devisa negara. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan potensi devisa dari hilirisasi kelapa bisa mencapai Rp2.400 triliun per tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Amran usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai swasembada pangan dan hilirisasi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/10). Ia menegaskan, sudah saatnya Indonesia menghentikan ekspor bahan mentah, terutama kelapa yang volume totalnya mencapai 2,8 juta ton.

"Rencana kita adalah hilirisasi kelapa, tidak lagi dijual gelondongan ke luar negeri. Kelapa dalam akan diolah menjadi produk turunan, seperti coconut milk," ujar Amran.

Baca Juga: Mentan Pede Buka 1,6 Juta Lapangan Kerja lewat Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan

Ia menambahkan, melalui pengolahan di dalam negeri, harga komoditas ini berpotensi naik hingga 100 kali lipat dari nilai bahan mentah. Mentan memaparkan, jika perhitungan diambil rata-rata terendah, yakni hanya kenaikan 50 kali lipat atau separuhnya saja, potensi devisa yang diraup tetap mencapai Rp1.200 triliun. Potensi peningkatan nilai tambah yang signifikan ini diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di pasar global dengan posisi tawar yang kuat.

Selain kelapa, Amran menyebut komoditas gambir juga masuk dalam prioritas hilirisasi. Indonesia saat ini menyuplai sekitar 80% kebutuhan gambir dunia yang dapat diolah menjadi tinta pemilu, bahan baku sampo, dan berbagai kebutuhan lainnya. "Mimpi besar kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor, termasuk Crude Palm Oil (CPO), kita hilirisasi," jelasnya.

Khusus untuk komoditas sawit yang dikuasai pemerintah, Kementan mendorong hilirisasi dari Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau biofuel, hingga produk turunan seperti minyak goreng dan margarin. Amran menekankan, nilai tambah (value added) wajib berada di Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Swasembada Pangan, Mentan: 3 Bulan Lagi Tak Impor Beras

Amran meyakini, pelaksanaan hilirisasi yang konsisten dan berkelanjutan akan membawa dampak ganda. Selain penguatan industri dalam negeri, kebijakan ini juga terbukti efektif membuka lapangan kerja baru, menekan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Ini adalah mimpi-mimpi besar kita di sektor pertanian. Setelah ketahanan pangan kita amankan, insya Allah tahun ini aman, kita akan bergerak masif ke sektor perkebunan dan hortikultura, sebelum terakhir nanti bergerak di peternakan," kata Amran.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved