Cak Imin Usul Renovasi Ponpes Al Khoziny Dibantu APBN, Ini Kata Purbaya
Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:43 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya belum menerima proposal resmi terkait usulan penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk merenovasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang ambruk beberapa waktu lalu.
“Saya nggak tahu, saya belum lihat proposalnya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (15/10).
Baca Juga: Permintaan Listrik Naik, Purbaya Sebut Dampak Rp200 Triliun Mulai Terasa
Ia menegaskan, Kementerian Keuangan baru akan melakukan kajian setelah menerima dokumen resmi dari kementerian pengusul. “Tapi nanti begitu lihat proposal, saya akan bisa putuskan,” jelasnya.
Purbaya mengungkapkan dirinya sempat menerima pesan instan dari seseorang yang meminta agar dana APBN tidak digunakan untuk renovasi pesantren tersebut. “Waktu itu saya udah ngomong begitu, saya akan lihat. Udah ada tuh yang WA saya, jangan katanya. Nanti yang lain iri,” tuturnya.
Menurut dia, hingga kini belum ada keputusan apakah pembangunan kembali pesantren tersebut akan didanai APBN atau tidak. “Saya nggak tahu mana yang terbaik,” kata Purbaya menambahkan.
Baca Juga: Mengenal Family Office, Usulan Luhut tapi Ditolak Purbaya
Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan agar renovasi bangunan Ponpes Al Khoziny dapat dibantu melalui APBN. Ia menilai, pemerintah perlu hadir karena ribuan santri kini kehilangan tempat belajar.
"Al Khoziny ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja?” ujar Cak Imin.
“Saya nggak tahu, saya belum lihat proposalnya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (15/10).
Baca Juga: Permintaan Listrik Naik, Purbaya Sebut Dampak Rp200 Triliun Mulai Terasa
Ia menegaskan, Kementerian Keuangan baru akan melakukan kajian setelah menerima dokumen resmi dari kementerian pengusul. “Tapi nanti begitu lihat proposal, saya akan bisa putuskan,” jelasnya.
Purbaya mengungkapkan dirinya sempat menerima pesan instan dari seseorang yang meminta agar dana APBN tidak digunakan untuk renovasi pesantren tersebut. “Waktu itu saya udah ngomong begitu, saya akan lihat. Udah ada tuh yang WA saya, jangan katanya. Nanti yang lain iri,” tuturnya.
Menurut dia, hingga kini belum ada keputusan apakah pembangunan kembali pesantren tersebut akan didanai APBN atau tidak. “Saya nggak tahu mana yang terbaik,” kata Purbaya menambahkan.
Baca Juga: Mengenal Family Office, Usulan Luhut tapi Ditolak Purbaya
Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan agar renovasi bangunan Ponpes Al Khoziny dapat dibantu melalui APBN. Ia menilai, pemerintah perlu hadir karena ribuan santri kini kehilangan tempat belajar.
"Al Khoziny ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja?” ujar Cak Imin.
(nng)
Lihat Juga :