Pertamina Patra Niaga Perkuat Kolaborasi Industri Aviasi dalam Penggunaan SAF
Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Heri menambahkan bahwa Garuda Indonesia akan terus berpartisipasi aktif dalam mendukung penggunaan SAF di berbagai rute penerbangan. “Kami menargetkan pada tahun 2027 Garuda Indonesia juga sudah menggunakan SAF tidak hanya pada bandara internasional namun juga pada penerbangan dari bandara di Indonesia, sesuai target SAF Roadmap Indonesia, dan pada tahun 2030 terus dilakukan peningkatan penggunaan SAF sesuai target yang ditetapkan oleh ICAO secara global,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, para panelis juga menyoroti bahwa keberhasilan pengembangan SAF tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Diperlukan dukungan regulasi, insentif ekonomi, serta pembangunan infrastruktur yang mendorong skala produksi SAF agar dapat bersaing secara komersial dengan bahan bakar fosil.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan melalui penyelenggaraan Pertamina Sustainable Aviation Fuel Forum 2025, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan dalam pengembangan energi bersih bagi industri penerbangan.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi dan menegaskan kesiapan teknis Indonesia dalam menghadirkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang kompetitif dan berstandar global,” terangnya.
Melalui pengembangan SAF, Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan ekosistem energi yang lebih hijau, berdaya saing, dan mendukung percepatan pencapaian Net Zero Emission 2060.
Dalam diskusi tersebut, para panelis juga menyoroti bahwa keberhasilan pengembangan SAF tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Diperlukan dukungan regulasi, insentif ekonomi, serta pembangunan infrastruktur yang mendorong skala produksi SAF agar dapat bersaing secara komersial dengan bahan bakar fosil.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan melalui penyelenggaraan Pertamina Sustainable Aviation Fuel Forum 2025, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan dalam pengembangan energi bersih bagi industri penerbangan.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi dan menegaskan kesiapan teknis Indonesia dalam menghadirkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang kompetitif dan berstandar global,” terangnya.
Melalui pengembangan SAF, Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan ekosistem energi yang lebih hijau, berdaya saing, dan mendukung percepatan pencapaian Net Zero Emission 2060.
(nng)
Lihat Juga :