PLN EPI Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Timor-1 Aman
Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:54 WIB
loading...
Kunjungan Komut ke pembangkit listrik berbahan bakar batubara dengan teknologi Circulating Fluidized Bed (CFB) Boiler. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Jelang hari Sumpah Pemuda, Komisaris Utama PLN Energi Primer Indonesia (EPI) Nikson Silalahi mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1 2x50 MW di Lifuleo, Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ke PLTU berteknologi Circulating Fluidized Bed (CFB) Boiler itu untuk memastikan pasokan energi bagi pembangkit tersebut aman.
Dalam kesempatan tersebut, Nikson mengatakan bahwa dirinya membawa dua pesan terkait ketahanan energi nasional. Pertama, jelas dia, untuk menyemangati pekerja di PLTU Timor-1 dalam menunaikan tugas penting mereka melayani kebutuhan listrik bagi masyarakat.
"Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada ketahanan energi, dan garda terdepannya adalah Bapak-Ibu semua," ujar Nikson dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024
Nikson menambahkan, tujuan kedua adalah untuk melihat secara langsung kondisi pasokan batu bara di PLTU Timor-1. Dirinya ingin memastikan langsung bahwa pasokan batu bara untuk PLTU Timor-1 aman dan mencukupi.
Team Leader Energi Primer PLN UPK Timor UIW NTT Yayak Triasdian mengapresiasi kunjungan Komisaris Utama PLN EPI yang dinilainya memberikan semangat baru bagi para pekerja di lapangan. "Ini memberikan motivasi bagi seluruh pekerja untuk menjaga pasokan energi dan keandalan sistem kelistrikan di NTT," tuturnya.
Terkait stok batu bara di PLTU Timor-1, Yayat menegaskan dalam kondisi aman dan mencukupi. Dengan begitu, dia memastikan operasional pembangkit dapat berjalan optimal dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: PLN EPI-SDBN Kerja Sama Pasokan Biomassa untuk PLTU
Dalam kunjungan tersebut, Nikson yang didampingi anggota Komite Nominasi dan Renumerasi (NR) Dewan Komisaris PLN EPI Zahara Sitio juga melakukan peninjauan area pembangkit dan unit-unit operasional PLTU Timor-1. Hal itu ditegaskannya untuk memperkuat sinergi dengan seluruh lini operasional di lapangan, sekaligus memastikan ketersediaan energi primer guna mendukung ketahanan energi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Nikson mengatakan bahwa dirinya membawa dua pesan terkait ketahanan energi nasional. Pertama, jelas dia, untuk menyemangati pekerja di PLTU Timor-1 dalam menunaikan tugas penting mereka melayani kebutuhan listrik bagi masyarakat.
"Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada ketahanan energi, dan garda terdepannya adalah Bapak-Ibu semua," ujar Nikson dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024
Nikson menambahkan, tujuan kedua adalah untuk melihat secara langsung kondisi pasokan batu bara di PLTU Timor-1. Dirinya ingin memastikan langsung bahwa pasokan batu bara untuk PLTU Timor-1 aman dan mencukupi.
Team Leader Energi Primer PLN UPK Timor UIW NTT Yayak Triasdian mengapresiasi kunjungan Komisaris Utama PLN EPI yang dinilainya memberikan semangat baru bagi para pekerja di lapangan. "Ini memberikan motivasi bagi seluruh pekerja untuk menjaga pasokan energi dan keandalan sistem kelistrikan di NTT," tuturnya.
Terkait stok batu bara di PLTU Timor-1, Yayat menegaskan dalam kondisi aman dan mencukupi. Dengan begitu, dia memastikan operasional pembangkit dapat berjalan optimal dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: PLN EPI-SDBN Kerja Sama Pasokan Biomassa untuk PLTU
Dalam kunjungan tersebut, Nikson yang didampingi anggota Komite Nominasi dan Renumerasi (NR) Dewan Komisaris PLN EPI Zahara Sitio juga melakukan peninjauan area pembangkit dan unit-unit operasional PLTU Timor-1. Hal itu ditegaskannya untuk memperkuat sinergi dengan seluruh lini operasional di lapangan, sekaligus memastikan ketersediaan energi primer guna mendukung ketahanan energi nasional.
(nng)
Lihat Juga :