Perkuat Konektivitas Regional, Telin Kolaborasi Kembangkan Kabel Laut ICE II

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:42 WIB
loading...
Perkuat Konektivitas...
Penandatanganan MoU kerja sama perencanaan dan pembangunan sistem kabel laut Indonesia Cable Express II (ICE II). FOTO/dok.SindoNews
A A A
SARAWAK - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), memperkuat langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur digital kawasan dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk kerja sama perencanaan dan pembangunan sistem kabel laut Indonesia Cable Express II (ICE II).

Kolaborasi ini melibatkan Sarawak Digital Economy Corporation Berhad (SDEC) dan ITCO Niaga Sdn Bhd (ITCO), yang diresmikan bertepatan dengan pembukaan International Digital Economy Conference Sarawak (IDECS) 2025, Rabu (22/10), di Borneo Convention Centre Kuching (BCCK).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) Telin Budi Satria Dharma Purba, CEO SDEC Dato Ir. Ts. Sudarnoto Osman, dan Managing Director ITCO Anita Aqeela Hiong. Acara turut disaksikan langsung oleh Premier Sarawak Yang Terhormat Datuk Patinggi Tan Sri (Dr) Abang Haji Abdul Rahman Zohari Bin Tun Datuk Abang Haji Openg.

"Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami menuju lintas daerah yang lebih terhubung dan terdigitalisasi. Dengan menghubungkan berbagai lokasi strategis di Indonesia dan memperluas jangkauan internasional," ujar CEO Telin Budi Satria Dharma Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Fokus Pertumbuhan Revenue Bisnis Infrastruktur, Telkom Perkuat TIF

Sistem ICE II dirancang sebagai jaringan kabel laut serat optik berkapasitas tinggi yang terintegrasi untuk menghubungkan Singapura hingga Manado, serta membuka jalur konektivitas lanjutan menuju Asia Utara dan Amerika Serikat.

Jalur ini akan memiliki sejumlah titik cabang utama di Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, serta wilayah Kalimantan melalui Balikpapan, Kuching (Sarawak), dan Tawau (Sabah). Kehadiran sistem ini diharapkan memperluas akses digital sekaligus memperkuat infrastruktur telekomunikasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
IDSurvey Perkuat Jejaring...
IDSurvey Perkuat Jejaring Global Lewat TIC Summit 2026
Perkuat Rantai Pasok...
Perkuat Rantai Pasok Global, Indonesia-China Tanda Tangani 'Recognition Agreement' Sertifikasi Halal
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved