Fokus Pertumbuhan Revenue Bisnis Infrastruktur, Telkom Perkuat TIF

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:23 WIB
loading...
Fokus Pertumbuhan Revenue...
Kesepakatan Pemisahan Bersyarat atau Conditional Spin-off Agreement (CSA) resmi ditandatangani pada Senin (20/10) di Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat fokus bisnis infrastruktur digital melalui langkah strategis pemisahan sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity kepada anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF). Kesepakatan Pemisahan Bersyarat atau Conditional Spin-off Agreement (CSA) resmi ditandatangani pada Senin (20/10) di Jakarta.

Langkah ini menjadi bagian penting dari transformasi Telkom menuju strategic holding yang berorientasi pada pertumbuhan pendapatan dari bisnis infrastruktur. Aksi korporasi tersebut juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset, meningkatkan efisiensi biaya operasional dan investasi, serta membuka peluang monetisasi dan kemitraan strategis baru.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan, pemisahan bisnis ini merupakan upaya perusahaan dalam mempercepat transformasi digital nasional serta memperkuat peran TelkomGroup di ekosistem infrastruktur digital. Ia mengatakan, langkah ini menjadi momentum penting bagi Telkom untuk menata portofolio bisnis agar lebih fokus dan kompetitif di tengah kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi yang terus meningkat.

"Keberadaan TIF tidak hanya memperkuat posisi TelkomGroup sebagai penyedia infrastruktur digital utama di Indonesia, namun sekaligus memungkinkan kami menghadirkan layanan generasi terbaru yang lebih kompetitif serta memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan," jelas Dian.

Baca Juga: Lompatan Digital Telkom Akses: Semua Aplikasi Kini Ditenagai AI
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Lippo Cikarang Bukukan...
Lippo Cikarang Bukukan Marketing Sales Rp491 Miliar di 1Q26, Pendapatan Rp760 Miliar
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Jasa Marga Bukukan Laba...
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I 2026
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Siaga Lebaran! TelkomGroup...
Siaga Lebaran! TelkomGroup Perkuat Infrastruktur dan Layanan Digital
Rekomendasi
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Berita Terkini
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved