Lokananta Records dan Danareksa Kolaborasi Cari Talenta Musik Muda Berbakat
Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:44 WIB
loading...
Lokananta Records kembali berkolaborasi dengan Danareksa meluncurkan Bintang Muda Lokananta (BML) Vol.2. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Lokananta Records kembali berkolaborasi dengan PT Danareksa (Persero) dan anggota Holding BUMN Danareksa, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), meluncurkan Bintang Muda Lokananta (BML) Vol.2. Program pencarian bakat musik nasional ini hadir sebagai langkah nyata BUMN dalam memperkuat ekosistem musik independen dan memberikan akses serta fasilitas profesional bagi musisi muda Indonesia.
Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja, menjelaskan bahwa BML Vol.2 hadir sebagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penemuan dan pengembangan karya musik orisinal generasi muda.
"Berbeda dari ajang pencarian bakat lain, BML memiliki keunikan karena setiap peserta membawakan lagu orisinal, menegaskan komitmennya melahirkan generasi baru pencipta karya musik autentik," ujar Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/10).
Baca Juga: Revitalisasi Studio Rekaman Lokananta, Merawat Warisan Bung Karno
Program ini sekaligus bertujuan memperkuat posisi Lokananta sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi cagar budaya musik Indonesia, sejalan dengan visi Danareksa sebagai Holding BUMN transformasi. Dukungan ini juga diiringi dampak sosial yang signifikan, dibuktikan dengan skor pengukuran Social Return on Investment (SROI) mencapai 7,13, yang berarti setiap satu rupiah yang diinvestasikan mampu memberikan nilai sosial sebesar Rp7,13.
Program BML Vol.2 disusun dalam tujuh tahapan inkubasi komprehensif. Proses dimulai dari seleksi daring yang dibuka pada 29 Oktober hingga Desember 2025, dilanjutkan dengan audisi luring (Januari–Februari 2026), lokakarya profesional (April 2026), produksi rekaman (April–Mei 2026), rilis dan showcase (Juni 2026), serta ditutup dengan tur promo lintas kota (Juli 2026).
Direktur PT Ruang Riang Lokananta, Wendi Putranto, menjelaskan bahwa BML Vol.2 dirancang lebih komprehensif dibandingkan edisi pertama, dengan fokus utama pada proses inkubasi dan penguatan kapasitas peserta. "Kami ingin memastikan setiap talenta tidak hanya dikenal lewat karya, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri musik digital saat ini," jelas Wendi.
Baca Juga: Fakta Menarik Lokananta Pabrik Piringan Hitam Tertua di Solo, Waljinah hingga Slank Pernah Rekaman di Sini
Program inkubasi ini menawarkan lokakarya pengembangan karier artis, mulai dari pengenalan industri musik, manajemen artis, hingga kiat-kiat menembus festival musik internasional, dibimbing oleh praktisi industri profesional ternama. Karya terbaik yang terpilih akan direkam di studio legendaris Lokananta, didukung produser berpengalaman, dan dirilis melalui berbagai platform digital dan fisik.
BML Vol.2 terbuka bagi solois maupun grup/band dari seluruh Indonesia yang dapat mendaftar dengan mengunggah video penampilan live melalui situs resmi Lokananta. Melalui program ini, Lokananta kembali mengukuhkan perannya sebagai katalis regenerasi musik, bertransformasi dari label rekaman negara menjadi creative hub nasional bagi seniman, kreator, dan musisi muda.
Program Bintang Muda Lokananta diharapkan mampu menjembatani tantangan yang dihadapi banyak musisi muda daerah, yaitu minimnya akses dan fasilitas pendukung, serta menciptakan ekosistem pembelajaran, produksi, dan distribusi karya yang berkelanjutan di Indonesia.
Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja, menjelaskan bahwa BML Vol.2 hadir sebagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penemuan dan pengembangan karya musik orisinal generasi muda.
"Berbeda dari ajang pencarian bakat lain, BML memiliki keunikan karena setiap peserta membawakan lagu orisinal, menegaskan komitmennya melahirkan generasi baru pencipta karya musik autentik," ujar Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/10).
Baca Juga: Revitalisasi Studio Rekaman Lokananta, Merawat Warisan Bung Karno
Program ini sekaligus bertujuan memperkuat posisi Lokananta sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi cagar budaya musik Indonesia, sejalan dengan visi Danareksa sebagai Holding BUMN transformasi. Dukungan ini juga diiringi dampak sosial yang signifikan, dibuktikan dengan skor pengukuran Social Return on Investment (SROI) mencapai 7,13, yang berarti setiap satu rupiah yang diinvestasikan mampu memberikan nilai sosial sebesar Rp7,13.
Program BML Vol.2 disusun dalam tujuh tahapan inkubasi komprehensif. Proses dimulai dari seleksi daring yang dibuka pada 29 Oktober hingga Desember 2025, dilanjutkan dengan audisi luring (Januari–Februari 2026), lokakarya profesional (April 2026), produksi rekaman (April–Mei 2026), rilis dan showcase (Juni 2026), serta ditutup dengan tur promo lintas kota (Juli 2026).
Direktur PT Ruang Riang Lokananta, Wendi Putranto, menjelaskan bahwa BML Vol.2 dirancang lebih komprehensif dibandingkan edisi pertama, dengan fokus utama pada proses inkubasi dan penguatan kapasitas peserta. "Kami ingin memastikan setiap talenta tidak hanya dikenal lewat karya, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri musik digital saat ini," jelas Wendi.
Baca Juga: Fakta Menarik Lokananta Pabrik Piringan Hitam Tertua di Solo, Waljinah hingga Slank Pernah Rekaman di Sini
Program inkubasi ini menawarkan lokakarya pengembangan karier artis, mulai dari pengenalan industri musik, manajemen artis, hingga kiat-kiat menembus festival musik internasional, dibimbing oleh praktisi industri profesional ternama. Karya terbaik yang terpilih akan direkam di studio legendaris Lokananta, didukung produser berpengalaman, dan dirilis melalui berbagai platform digital dan fisik.
BML Vol.2 terbuka bagi solois maupun grup/band dari seluruh Indonesia yang dapat mendaftar dengan mengunggah video penampilan live melalui situs resmi Lokananta. Melalui program ini, Lokananta kembali mengukuhkan perannya sebagai katalis regenerasi musik, bertransformasi dari label rekaman negara menjadi creative hub nasional bagi seniman, kreator, dan musisi muda.
Program Bintang Muda Lokananta diharapkan mampu menjembatani tantangan yang dihadapi banyak musisi muda daerah, yaitu minimnya akses dan fasilitas pendukung, serta menciptakan ekosistem pembelajaran, produksi, dan distribusi karya yang berkelanjutan di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :