Bayar Tiket LRT Kini Makin Cepat Pakai QRIS Tap, Sudah Coba?
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 12:28 WIB
loading...
Mulai 30 Oktober 2025, pengguna LRT Jabodebek dapat menggunakan metode pembayaran baru melalui fitur QRIS Tap untuk melakukan transaksi tiket LRT. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mulai 30 Oktober 2025, pengguna LRT Jabodebek dapat menggunakan metode pembayaran baru melalui fitur QRIS Tap untuk melakukan transaksi tiket LRT . Melalui layanan ini, pengguna dapat melakukan transaksi dengan lebih cepat dan praktis hanya dengan mendekatkan perangkat seluler di ticketing gate stasiun.
Fitur QRIS Tap dapat digunakan oleh pengguna perangkat seluler dengan sistem operasi Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication), baik melalui aplikasi perbankan maupun dompet digital yang sudah mendukung QRIS Tap. Metode pembayaran ini dapat digunakan tanpa biaya tambahan bagi pengguna.
Saat ini, terdapat 14 Penyelenggara Jasa Pembayaran (issuer) yang telah mendukung penggunaan QRIS Tap untuk metode pembayaran layanan LRT Jabodebek, baik dari perbankan maupun penyedia layanan dompet digital, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan sesuai dengan kebutuhannya.
Baca Juga: Cerita Pilu Penumpang LRT Jabodebek Harus Kehilangan Pekerjaan Akibat Mogok di Jalur Layang
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menyampaikan, bahwa penambahan fitur QRIS Tap sebagai metode pembayaran baru menjadi bagian inovasi LRT Jabodebek dalam memberikan kemudahan dan memperluas pilihan pembayaran bagi pengguna.
"Kami terus berupaya memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna. Dengan hadirnya QRIS Tap, diharapkan pilihan pembayaran menjadi lebih beragam dan memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan menyenangkan bagi pengguna LRT Jabodebek," ujar Purnomosidi dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Baca Juga: LRT Dukuh Atas-Harjamukti Gangguan di Cikoko, Netizen: Lambat Rusak Telat
Selama periode Januari hingga September 2025, metode pembayaran yang paling banyak digunakan oleh pengguna LRT Jabodebek masih didominasi oleh kartu uang elektronik sebesar 86,37%, diikuti oleh Kartu Multi Trip 8,86%, LinkAja 4,40%, dan Access by KAI 0,37%.
Purnomo mengatakan, penambahan fitur ini sekaligus mendukung penguatan sistem pembayaran digital nasional serta memberikan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.
Fitur QRIS Tap dapat digunakan oleh pengguna perangkat seluler dengan sistem operasi Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication), baik melalui aplikasi perbankan maupun dompet digital yang sudah mendukung QRIS Tap. Metode pembayaran ini dapat digunakan tanpa biaya tambahan bagi pengguna.
Saat ini, terdapat 14 Penyelenggara Jasa Pembayaran (issuer) yang telah mendukung penggunaan QRIS Tap untuk metode pembayaran layanan LRT Jabodebek, baik dari perbankan maupun penyedia layanan dompet digital, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan sesuai dengan kebutuhannya.
Baca Juga: Cerita Pilu Penumpang LRT Jabodebek Harus Kehilangan Pekerjaan Akibat Mogok di Jalur Layang
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menyampaikan, bahwa penambahan fitur QRIS Tap sebagai metode pembayaran baru menjadi bagian inovasi LRT Jabodebek dalam memberikan kemudahan dan memperluas pilihan pembayaran bagi pengguna.
"Kami terus berupaya memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna. Dengan hadirnya QRIS Tap, diharapkan pilihan pembayaran menjadi lebih beragam dan memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan menyenangkan bagi pengguna LRT Jabodebek," ujar Purnomosidi dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Baca Juga: LRT Dukuh Atas-Harjamukti Gangguan di Cikoko, Netizen: Lambat Rusak Telat
Selama periode Januari hingga September 2025, metode pembayaran yang paling banyak digunakan oleh pengguna LRT Jabodebek masih didominasi oleh kartu uang elektronik sebesar 86,37%, diikuti oleh Kartu Multi Trip 8,86%, LinkAja 4,40%, dan Access by KAI 0,37%.
Purnomo mengatakan, penambahan fitur ini sekaligus mendukung penguatan sistem pembayaran digital nasional serta memberikan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.
(akr)
Lihat Juga :