Lotte Chemical Tanam Duit Rp62 Triliun, Simbol Kuat Kemitraan Ekonomi Indonesia–Korea
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, hasil produksi pabrik juga akan diarahkan untuk ekspor ke pasar internasional, menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok petrokimia global di kawasan Asia Pasifik.
Langkah ini diharapkan memperkuat neraca perdagangan nasional serta meningkatkan daya saing produk petrokimia Indonesia di pasar dunia.
Menko Airlangga menambahkan, investasi strategis seperti ini merupakan stimulus bagi transformasi ekonomi nasional, sejalan dengan agenda hilirisasi, pengembangan ekonomi hijau, dan peningkatan nilai tambah sumber daya domestik.
Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat ekosistem industri melalui dukungan kebijakan fiskal, penyediaan infrastruktur logistik, serta kolaborasi riset dan pengembangan SDM lokal.
“Proyek Lotte Chemical menjadi contoh nyata bahwa Indonesia kini bukan hanya pasar, tetapi mitra strategis dalam rantai pasok global. Ke depan, kita ingin lebih banyak investasi dengan karakteristik yang serupa, berteknologi tinggi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian industri nasional,” pungkas Menko Airlangga.
Langkah ini diharapkan memperkuat neraca perdagangan nasional serta meningkatkan daya saing produk petrokimia Indonesia di pasar dunia.
Menko Airlangga menambahkan, investasi strategis seperti ini merupakan stimulus bagi transformasi ekonomi nasional, sejalan dengan agenda hilirisasi, pengembangan ekonomi hijau, dan peningkatan nilai tambah sumber daya domestik.
Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat ekosistem industri melalui dukungan kebijakan fiskal, penyediaan infrastruktur logistik, serta kolaborasi riset dan pengembangan SDM lokal.
“Proyek Lotte Chemical menjadi contoh nyata bahwa Indonesia kini bukan hanya pasar, tetapi mitra strategis dalam rantai pasok global. Ke depan, kita ingin lebih banyak investasi dengan karakteristik yang serupa, berteknologi tinggi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian industri nasional,” pungkas Menko Airlangga.
Lihat Juga :