Misi Purbaya Membangkitkan Kembali Industri Tekstil Bersama AGTI

Selasa, 04 November 2025 - 15:33 WIB
loading...
Misi Purbaya Membangkitkan...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan jajaran Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia (AGTI) untuk membahas strategi memperkuat daya saing industri tekstil. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan jajaran Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia (AGTI) untuk membahas strategi memperkuat daya saing industri tekstil nasional, baik di pasar domestik maupun global. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum AGTI, Anne Patricia Sutanto beserta tim.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan serta daya saing sektor tekstil Indonesia.“Siang tadi, kami berdiskusi tentang cara untuk memperkuat daya saing dunia tekstil Indonesia di pasar lokal dan global,” tulis Menkeu Purbaya dalam unggahan di akun Instagram resminya, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Industri Tekstil Menuju Kemerdekaan Sejati: dari Dominasi ke Kolaborasi

Menurut Purbaya, industri tekstil memiliki peran penting sebagai salah satu sektor padat karya yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar industri ini tetap tumbuh dan mampu menghadapi tekanan kompetisi internasional.

“Melalui pertemuan ini, kita bisa membangkitkan kembali dunia tekstil Indonesia dan memastikan bahwa industri ini didominasi oleh para pelaku usaha domestik sendiri,” ujar Purbaya.

Pemerintah, lanjut Purbaya, akan terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri, khususnya di sektor tekstil dan garmen, agar mampu menjadi motor penggerak ekspor dan penyerapan tenaga kerja nasional.

Berantas Thrifting

Menkeu Purbaya menegaskan, pemerintah akan mengambil langkah tegas memberantas praktik impor ilegal pakaian bekas atau thrifting yang masih marak di pasaran. Melalui pengawasan ketat di lapangan, terutama di pelabuhan dan titik masuk barang impor, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan menjadi ujung tombak dalam menekan peredaran barang ilegal.

Baca Juga: Berantas Thrifting, Purbaya: Pelaku Akan Dilarang Impor Seumur Hidup

“Kita monitor terus di lapangan. Nama-namanya saya sudah punya, siapa yang biasa impor segala macam. Saya harapkan mereka mulai hentikan itu, karena ke depan kita akan tindak,” ujar Menkeu Purbaya saat ditemui di Jakarta, Senin (27/10).

Purbaya menegaskan, barang impor ilegal seperti pakaian bekas tidak akan lagi ditoleransi. Ia menyebut, selama ini praktik tersebut merugikan industri dalam negeri dan mematikan potensi produksi tekstil dan konveksi lokal.

“Kalau ilegal ya dilarang. Nggak tahu siapa yang melegalkan. Kecuali dia bisa legal lewat jalur tertentu, tapi yang disebut balpres itu ya akan dilarang,” tegasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved