BPS: Jawa dan Sulawesi Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional

Rabu, 05 November 2025 - 18:11 WIB
loading...
BPS: Jawa dan Sulawesi...
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa Jawa dan Sulawesi menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) mengungkapkan bahwa Jawa dan Sulawesi menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2025 yang mencapai 5,04%. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, secara spasial memang ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia.

"Kontribusi wilayah Jawa terhadap PDB triwulan III tahun 2025 sebesar 56,68 persen diikuti wilayah Sumatera yang memberikan kontribusi sebesar 22,42 persen. Ekonomi wilayah Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Wilayah Jawa tumbuh sebesar 5,17 persen, kemudian wilayah Sulawesi tumbuh sebesar 5,84 persen," kata Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Rabu (5/11/2025).

Menurut Edy, pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut, yaitu Jawa dan Sulawesi, ditopang oleh kegiatan industri pengolahan. Jika dilihat sumber pertumbuhan ekonomi menurut wilayah secara lebih detail, sumber pertumbuhan utama wilayah Sumatera adalah pertanian, kemudian industri pengolahan dan perdagangan.

Baca Juga: BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal III 2025

Provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sumatera adalah wilayah Sumatera Utara dengan andil pertumbuhan sebesar 1,06%. Sumber pertumbuhan utama wilayah Jawa adalah industri pengolahan, perdagangan, dan informasi dan komunikasi. Provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah DKI Jakarta dengan andil pertumbuhan sebesar 1,38 persen.

Sementara untuk sumber pertumbuhan utama wilayah Bali dan Nusa Tenggara adalah industri pengolahan, akomodasi dan makan minum, serta perdagangan. Provinsi yang memberikan pertumbuhan tertinggi adalah Bali dengan andil pertumbuhan 2,77%.

Selanjutnya, sumber pertumbuhan utama di wilayah Kalimantan adalah industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Untuk Sulawesi adalah industri pengolahan, perdagangan, dan perdagangan, serta wilayah Maluku dan Papua adalah industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.

Provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Maluku dan Papua adalah Maluku Utara dengan andil pertumbuhan 5,70%. Baca Juga: Data BPS: Angka Pengangguran Turun Jadi 7,46 Juta Orang, Pekerja Paruh Waktu Naik

Perlu diketahui, ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 tumbuh sebesar 5,04% secara year-on-year. Kemudian dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2025 adalah industri pengolahan, kemudian perdagangan, kemudian informasi dan komunikasi, serta pertanian. Hal ini sejalan dengan peningkatan permintaan domestik dan permintaan dari luar negeri.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi kuartal III didorong oleh komponen ekspor, PMTB, dan konsumsi rumah tangga. Hal ini tercermin dari peningkatan nilai dan volume ekspor barang non-migas dan ekspor jasa, kemudian realisasi investasi di BKPM, serta pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih terjaga.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved