Bangun 52 Hektare, Kawasan Industri INKUD Wujudkan Kemandirian Koperasi

Rabu, 05 November 2025 - 18:36 WIB
loading...
Bangun 52 Hektare, Kawasan...
Kawasan Industri INKUD akan menjadi pusat aktivitas ekonomi koperasi berbasis teknologi tinggi, mencakup sektor alat dan mesin pertanian, kelistrikan, serta industri maklon (merk). Foto/Dok
A A A
CIKARANG - Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) memulai langkah besar dalam dengan melakukan peletakan batu pertama Pembangunan dan Renovasi Kawasan Industri INKUD seluas 52 hektare yang berlokasi di Ex PT Shintatex, Jl. HOS Cokroaminoto No. 133 KM 51, Kalijaya, Cikarang Barat, Bekasi, pada Selasa (4/11/2025).

Acara ini dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dan Ketua Umum INKUD, Portasius Nggedi, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Momen ini juga dihadiri jajaran pengurus koperasi PUSKUD serta beberapa perwakilan mitra luar negeri yang akan bekerja sama dengan INKUD dalam pengembangan kawasan tersebut.

Kawasan Industri INKUD akan menjadi pusat aktivitas ekonomi koperasi berbasis teknologi tinggi, mencakup sektor alat dan mesin pertanian, kelistrikan, serta industri maklon (merk). Selain itu, INKUD juga memperluas sayap kerja sama internasionalnya dengan menggandeng perusahaan asal Uzbekistan dalam bidang oil and gas, sebagai bagian dari diversifikasi usaha koperasi nasional menuju kemandirian energi.

Baca Juga: Inkud dan Guang Xi Construction Bangun Pabrik Gula Berkapasitas 12 Ribu Ton/Hari

Pembangunan kawasan ini sejalan dengan Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam misi memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM. Pemerintah menargetkan koperasi tidak hanya menjadi pelaku ekonomi rakyat, tetapi juga pemain utama dalam rantai industri nasional yang modern dan berdaya saing global.

Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono memberikan, apresiasi tinggi terhadap langkah strategis INKUD yang dinilainya telah naik kelas menjadi koperasi industri berteknologi tinggi.

“Apa yang dilakukan INKUD hari ini adalah bentuk nyata koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa yang bertransformasi. INKUD telah menunjukkan bahwa koperasi bisa masuk ke sektor industri besar dan berteknologi tinggi, sejalan dengan visi Astacita Presiden Prabowo untuk membangun ekonomi yang mandiri, kuat, dan berkeadilan,” ujar Ferry dalam acara peletakan batu pertama, Selasa (4/11).

Ferry menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan ini, mulai dari fasilitas pembiayaan, dukungan regulasi, hingga kemitraan strategis dengan BUMN dan pelaku industri nasional.

“Pemerintah berkomitmen mendampingi INKUD agar kawasan industri ini menjadi model pengembangan koperasi modern di Indonesia. Kami berharap INKUD menjadi pionir yang membuka jalan bagi koperasi lain untuk tumbuh menjadi pemain besar di sektor industri,” tambahnya.

Koperasi Indonesia Menuju Global

Ketua Umum INKUD, Portasius Nggedi menyampaikan, bahwa pembangunan kawasan industri ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan panjang INKUD untuk membawa koperasi Indonesia memasuki babak baru — dari penggerak ekonomi rakyat menuju pelaku industri global.

“Kawasan ini akan menjadi pusat sinergi koperasi dengan dunia industri dan teknologi. Kami bekerja sama dengan 50 mitra internasional agar koperasi Indonesia bisa bersaing di pasar global, sekaligus mendukung kemandirian nasional di bidang pangan, energi, dan industri,” ungkap Portasius.

Baca Juga: Mendorong Kemajuan Kawasan Industri Indonesia

Portasius menambahkan, kawasan tersebut akan dilengkapi fasilitas produksi, pusat riset dan pengembangan (R&D), serta pelatihan bagi anggota koperasi dan pelaku UMKM.“Kami ingin koperasi tidak lagi dipandang sebatas sektor kecil, tetapi sebagai entitas bisnis modern yang produktif, efisien, dan berbasis inovasi,” ujarnya.

INKUD menargetkan kawasan industri ini dapat beroperasi secara bertahap pada akhir tahun 2026, dan diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta menarik investasi besar dari berbagai negara.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved