BPS Siapkan Transformasi Digital, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Big Data Perekonomian Nasional

Kamis, 06 November 2025 - 13:45 WIB
loading...
BPS Siapkan Transformasi...
Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada Mei hingga Juli 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada Mei hingga Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memetakan ulang wajah perekonomian Indonesia di tengah transformasi digital, tumbuhnya ekonomi kreatif, dan maraknya aktivitas usaha berbasis teknologi.

Sensus ekonomi merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di Indonesia, mulai dari pedagang kaki lima, bengkel kecil, pabrik konveksi, hingga perusahaan besar dan multinasional, termasuk usaha daring. Berbeda dengan survei yang berbasis sampel, sensus mencakup seluruh unit usaha tanpa terkecuali, sehingga menjadi sumber data paling komprehensif untuk penyusunan kebijakan nasional.

Baca Juga: Cerita Purbaya Bakal Diberi Hadiah Prabowo Kalau Ekonomi Bisa Tumbuh di Atas 5,5%

Berdasarka laporan BPS, SE2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah statistik nasional, bukan hanya sebagai kegiatan rutin pendataan ekonomi, tetapi sebagai langkah besar menuju transformasi data ekonomi digital. Melalui sensus ini, pemerintah ingin menghadirkan peta ekonomi Indonesia yang lebih akurat, inklusif, dan dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan pembangunan dari pusat hingga daerah.



Data hasil SE2026 akan memuat jumlah, distribusi, karakteristik, dan kontribusi setiap sektor ekonomi terhadap perekonomian nasional. Informasi ini diharapkan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan investasi, penguatan UMKM, pengembangan ekonomi digital, hingga penciptaan lapangan kerja baru. Dunia usaha dan investor juga dapat memanfaatkan data tersebut untuk membaca peluang pasar dan potensi wilayah secara lebih presisi.

BPS menyiapkan pelaksanaan sensus kali ini dengan pendekatan digital penuh. Setelah sukses dengan Sensus Penduduk 2020 yang memanfaatkan sistem daring, SE2026 akan menggunakan Sistem Informasi Statistik (SIS) untuk mengintegrasikan data ekonomi secara real-time. Sistem ini memungkinkan pemantauan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan serta meningkatkan akurasi data yang dihimpun.

Baca Juga: Ekonomi Kuartal III-2025 Tumbuh 5,04%, Ini Kata Purbaya

Transformasi digital dalam sistem sensus bukan hanya menyederhanakan proses pengumpulan data, tetapi juga menjadi langkah awal membangun fondasi big data ekonomi nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pemerintah dan pelaku usaha akan data yang cepat, transparan, dan dapat diandalkan.

Melalui SE2026, BPS menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebijakan Satu Data Indonesia, upaya menciptakan satu sumber data resmi yang terstandar, terpadu, dan mudah diakses. Dengan demikian, arah pembangunan ekonomi ke depan dapat lebih terukur dan berbasis bukti (evidence-based policy).

Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan statistik, melainkan investasi strategis bangsa dalam menyiapkan masa depan ekonomi Indonesia yang berbasis data, inklusif, dan berdaya saing global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved