Larang Masyarakat Beli Pakaian Bekas, Mendag Busan: Produk Kita Murah Bagus

Kamis, 06 November 2025 - 20:28 WIB
loading...
Larang Masyarakat Beli...
Masyarakat gemar membeli baju impor bekas, Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau Busan mengingatkan, tindakan itu terlarang dan masyarakat diminta memilih produk fashion dalam negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau Busan buka suara terkait tren di tengah masyarakat yang gemar membeli baju impor bekas . Ia mengingatkan bahwa hal tersebut merupakan tindakan terlarang dan masyarakat diminta memilih produk fashion dalam negeri.

"Kita lihat produk kita, ngapain beli yang pakaian bekas , maksudnya terutama yang impor ya. Kan itu ga boleh. Itu dari dulu dilarang. Impor pakaian bekas dilarang," ungkap Mendag Busan dalam acara Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026, Kamis (6/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa kualitas produk lokal saat ini telah mampu memenuhi standar internasional, bahkan banyak yang sudah berorientasi ekspor. Ia juga menyebut dengan mendukung produk dalam negeri, maka akan memperkuat industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada barang impor.

Baca Juga: Berantas Thrifting, Purbaya: Pelaku Akan Dilarang Impor Seumur Hidup

"Produk kita bagus-bagus dan murah. Murah, bagus. Bahannya juga bagus ngapain beli yang lain. Mari kita mulai dari kita, bahwa kita bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri dengan standar internasional. Jadi kalau produk-produk kita itu standar ekspor sebenarnya secara tidak langsung bisa membendung produk impor," tegasnya.

Kendati demikian, Mendag Busan juga mengingatkan bahwa dorongan untuk menggunakan produk lokal harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari para pelaku UMKM. Baca Juga: Mengenal Mendag Budi Santoso, Alumnus UNS yang Dikenal Tenang dan Penuh Konsentrasi

"Bagaimana kita bisa memakai produk dalam negeri, ya produknya harus bagus. Makanya kita tidak sekedar mendorong, ayo pakai produk dalam negeri enggak. Tetapi UMKM juga harus kita dorong terus supaya kualitasnya bagus dan tidak mengecewakan kita semua ya," katanya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Indonesia Impor Pakaian...
Indonesia Impor Pakaian Bebas dari AS Buntut Nego Tarif Trump, Begini Faktanya
Mendag Sangkal Harga...
Mendag Sangkal Harga Daging Ayam Naik Gegara MBG
Purbaya soal Baju Reject...
Purbaya soal Baju Reject Ekspor Buat Bantuan Bencana: Belum Ada Permohonan Resmi
Purbaya Tolak Pemanfaatan...
Purbaya Tolak Pemanfaatan Pakaian Bekas Impor Jadi Bantuan Korban Bencana
Jeans dan Kaos Dilarang?...
Jeans dan Kaos Dilarang? Ini Aturan Berpakaian saat UTBK 2026
Berpakaian Terbaik di...
Berpakaian Terbaik di Hari Jumat, Sunnah yang Pahalanya Luar Biasa
Polisi Buru Sosok Berinisial...
Polisi Buru Sosok Berinisial A Penanggung Jawab Impor Ilegal Pakaian Bekas Rp4 Miliar
Rekomendasi
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Giorgio Antonio Minta...
Giorgio Antonio Minta Netizen Berhenti Hujat Sarwendah
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Berita Terkini
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Infografis
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat Tertekan, Jokowi Lanjutkan Program Bansos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved