Pertamina EP Tampilkan Inovasi Hulu Migas di ADIPEC 2025
Jum'at, 07 November 2025 - 09:47 WIB
loading...
A
A
A
"Kehadiran Pertamina EP di ADIPEC 2025 sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional," ujar Manager Communication Relations & CID Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11).
Baca Juga: Pertamina EP Cepu Catatkan Kinerja Positif di 2024, Produksi Gas Naik 27%
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan, kemandirian energi merupakan pilar utama kedaulatan nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi migas nasional sebesar 31 persen untuk minyak dan 51 persen untuk gas pada 2029, sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029. Target ini didorong oleh reformasi fiskal, percepatan perizinan, serta peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier.
Menurut Nanang Abdul Manaf, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Migas, sekaligus Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Lifting Migas, potensi energi Indonesia perlu dioptimalkan melalui kemitraan global yang membawa teknologi dan pendanaan berkelanjutan. “Indonesia telah memiliki rencana aksi yang jelas untuk meningkatkan iklim investasi dengan menawarkan insentif, stabilitas, dan arah kebijakan yang pasti,” ujarnya saat membuka Paviliun Indonesia di ADIPEC 2025.
Baca Juga: Pertamina EP Cepu Catatkan Kinerja Positif di 2024, Produksi Gas Naik 27%
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan, kemandirian energi merupakan pilar utama kedaulatan nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi migas nasional sebesar 31 persen untuk minyak dan 51 persen untuk gas pada 2029, sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029. Target ini didorong oleh reformasi fiskal, percepatan perizinan, serta peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier.
Menurut Nanang Abdul Manaf, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Migas, sekaligus Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Lifting Migas, potensi energi Indonesia perlu dioptimalkan melalui kemitraan global yang membawa teknologi dan pendanaan berkelanjutan. “Indonesia telah memiliki rencana aksi yang jelas untuk meningkatkan iklim investasi dengan menawarkan insentif, stabilitas, dan arah kebijakan yang pasti,” ujarnya saat membuka Paviliun Indonesia di ADIPEC 2025.
(nng)
Lihat Juga :