ZHENGDA Indonesia Tawarkan Franchise, Balik Modal 12-18 Bulan

Senin, 10 November 2025 - 13:10 WIB
loading...
ZHENGDA Indonesia Tawarkan...
Dengan investasi awal yang terjangkau dan sistem bisnis yang efisien, ZHENGDA menawarkan periode balik modal yang relatif cepat, yakni dalam waktu 12-18 bulan. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Industri kuliner Indonesia kembali bergairah dengan hadirnya ZHENGDA, brand ayam krispi internasional yang sukses berkembang di berbagai negara Asia. ZHENGDA resmi memasuki pasar Indonesia dan membuka peluang kemitraan bagi para investor yang ingin memiliki bisnis kuliner dengan sistem teruji, potensi pertumbuhan tinggi, dan dukungan penuh dari tim profesional.

Di tengah pertumbuhan konsumsi makanan cepat saji yang meningkat lebih dari 8% per tahun, kehadiran ZHENGDA menjadi angin segar bagi industri F&B nasional. Dengan konsep “Premium Crispy Chicken with Global Standards and Local Taste”, ZHENGDA menghadirkan perpaduan cita rasa autentik Asia dengan adaptasi sesuai selera konsumen Indonesia. Baca juga: Mulai Usaha dari Pinggir Jalan, Ayam Gepuk Pak Gembus Target Go Amerika 20 Tahun Lagi

“Indonesia adalah pasar yang sangat potensial. Kami hadir tidak hanya membawa cita rasa ayam krispi khas Asia, tetapi juga sistem bisnis global yang mudah dijalankan oleh investor lokal,” kata Li Meng, President Director of Nanyang Food Management, perusahaan yang menaungi brand ZHENGDA, Ai-CHA, Ai-KA, dan BALIREN dalam siaran pers, Senin (10/11/2025).

Melalui sistem franchise yang telah terbukti sukses di berbagai negara, ZHENGDA memberikan dukungan menyeluruh bagi mitra mulai dari survei lokasi, pelatihan karyawan, manajemen operasional, hingga strategi pemasaran nasional. Selain itu, tim R&D ZHENGDA terus mengembangkan variasi menu baru yang disesuaikan dengan tren pasar dan selera lokal.

“Fokus kami bukan hanya menjual produk, tetapi menciptakan pengalaman kuliner modern dan menguntungkan bagi mitra maupun konsumen. Kami ingin ZHENGDA menjadi simbol bisnis ayam krispi premium yang memadukan kekuatan global dengan semangat lokal,” tambahnya. Baca juga: Resep Ayam Goreng Renyah ala Restoran Cepat Saji Terkenal

Dengan investasi awal yang terjangkau dan sistem bisnis yang efisien, ZHENGDA menawarkan periode balik modal yang relatif cepat, yakni dalam waktu 12-18 bulan tergantung lokasi dan performa outlet. Konsep ini menjadikan ZHENGDA pilihan menarik bagi investor baru di industri F&B maupun pelaku bisnis yang ingin memperluas portofolionya.

Kehadiran ZHENGDA di Indonesia diharapkan dapat menghadirkan standar baru dalam bisnis ayam krispi. Menggabungkan kualitas premium, inovasi menu, dan peluang investasi yang menjanjikan di pasar kuliner nasional.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Networking Dinilai Jadi...
Networking Dinilai Jadi Akselerator Pertumbuhan Bisnis Kuliner
SKOLA Dining Hadir di...
SKOLA Dining Hadir di Semarang, Dorong Ekonomi Kota Lama
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Padukan Cita Rasa Padang...
Padukan Cita Rasa Padang dan Jawa, Ambo Jowo Resmi Dibuka di Jakarta Pusat
Rekomendasi
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved