Dominasi BRICS Ancam Hegemoni Dolar AS, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp75 Juta

Kamis, 13 November 2025 - 17:55 WIB
loading...
A A A
Ia juga mengingatkan potensi terjadinya gelembung (bubble) harga akibat antusiasme berlebihan terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven). Sementara, analis CIBC Capital Markets, Anita Soni, memproyeksikan harga emas mencapai 4.500 dolar AS per ons pada periode 2026–2027. Ia menilai prospek makroekonomi global masih kondusif bagi penguatan logam mulia tersebut.

"Kami memperkirakan ketidakpastian kebijakan tarif akan berlanjut, sementara ekonomi Amerika Serikat belum sepenuhnya merasakan dampak negatif dari kebijakan tarif terhadap daya beli konsumen," ujarnya.



Proyeksi serupa datang dari Goldman Sachs, yang menaikkan target harga emas hingga 4.900 dolar AS per ons pada Desember 2026. Lembaga keuangan tersebut menilai potensi kenaikan masih terbuka karena sektor swasta mulai memperluas diversifikasi portofolio ke pasar emas yang relatif kecil, sehingga dapat mendorong peningkatan kepemilikan exchange-traded fund (ETF) di atas ekspektasi sebelumnya.

Dari sisi fundamental, peningkatan cadangan emas negara-negara BRICS menjadi faktor utama penggerak reli harga. Rusia, misalnya, tercatat memiliki cadangan emas sebesar 2.326,5 ton per Oktober 2025, senilai lebih dari 302 miliar dolar AS. Emas kini mencakup 35,4 persen dari total cadangan devisa internasional negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Rekomendasi
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved