Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional

Minggu, 16 November 2025 - 17:54 WIB
loading...
Pariwisata Jadi Motor...
Sektor pariwisata menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. BPS melaporkan bahwa pada triwulan III tahun 2025, ekonomi nasional tumbuh 5,04%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sektor pariwisata menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia . Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada triwulan III tahun 2025, ekonomi nasional tumbuh 5,04% dengan sektor pariwisata menyumbang 3,96% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional .

Kontribusi tersebut turut didorong oleh kinerja kuat sejumlah lapangan usaha yang erat kaitannya dengan aktivitas pariwisata. Sektor-sektor tersebut meliputi jasa perusahaan, termasuk aktivitas agen dan biro perjalanan serta jasa lainnya seperti hiburan dan rekreasi.

Selain itu, sektor transportasi dan pergudangan, termasuk layanan transportasi wisatawan, serta akomodasi dan makan minum seperti hotel, restoran, kafe, dan penginapan turut memberikan dorongan pertumbuhan yang signifikan.

Baca Juga: Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana optimistis memasuki Triwulan IV 2025 tren positif ini akan semakin menguat. Ia menyampaikan bahwa momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan akan meningkatkan pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

“Kementerian Pariwisata optimistis bahwa dengan tren pertumbuhan saat ini, jumlah kunjungan wisman akan melampaui 14 hingga 15 juta kunjungan, sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2025 yang telah dimutakhirkan,” kata Widiyanti saat menyampaikan Laporan Kinerja Bulanan di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).



Untuk diketahui, jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari-September 2025 mencapai 11,43 juta kunjungan. Angka ini tumbuh 10,22% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Kunjungan wisman masih didominasi wisatawan dari negara-negara ASEAN dengan porsi 35,22%, disusul wisatawan dari kawasan Asia lainnya sebesar 27,57%.

Sementara itu, pada September 2025, jumlah wisman yang datang ke Indonesia mencapai 1,39 juta kunjungan, atau meningkat 9,04% dibandingkan September 2024 yang sebesar 1,28 juta kunjungan.

Baca Juga: Ada 40 Bandara Internasional Baru, Menko AHY: Harus Kita Uji

Jumlah perjalanan wisnus juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada September 2025, perjalanan Wisnus tumbuh 13,19%, dari 83,36 juta menjadi 94,36 juta perjalanan. Secara kumulatif (Januari–September 2025), total perjalanan Wisnus mencapai 901,90 juta, naik 18,99% dari 757,96 juta perjalanan pada periode yang sama tahun 2024.

Widiyanti optimistis jumlah perjalanan wisnus akan melampaui target 1,08 miliar perjalanan sesuai RKP 2025. Selain itu, secara kumulatif pada Januari-September 2025, selisih antara kunjungan wisman dan perjalanan wisnus mencapai 4,61 juta, naik dari 3,72 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Jelang Berangkat Haji,...
Jelang Berangkat Haji, Purbaya Siapkan Doa Khusus untuk Ekonomi Nasional
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved