Pendapatan Pertamina Tahun 2025 Diprediksi Tembus Rp1.127 Triliun, Laba Bersih Rp54 T
Senin, 17 November 2025 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian dari sisi laba bersih atau Net Profit After Tax (NPAT), Pertamina berhasil membukukan sebesar USD1,59 miliar dengan EBITDA relatif stabil di kisaran USD6,27 miliar, sedikit meningkat dibanding USD6,10 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Pelayanan SPBU Pertamina Bikin Para Pengendara Betah
Sedangkan dari sisi operasional, Pertamina mencatat beberapa capaian seperti temuan cadangan migas baru sebesar 724 juta MMBOE di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Selain itu Produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) pertama di Asia Tenggara dengan kapasitas 9.000 barel per hari.
Selain itu proyek revitalisasi Tank LNG Arun berkapasitas 127.200 m³ yang ditargetkan rampung Desember 2025. Peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai dengan tambahan 800 GWh per tahun.
Kemudian juga peluncuran Pertamax Green 95 berbahan dasar bioetanol yang kini tersedia di 160 outlet, dengan volume penjualan mencapai 4,83 ribu kiloliter hingga Juli 2025.
Baca Juga: Pelayanan SPBU Pertamina Bikin Para Pengendara Betah
Sedangkan dari sisi operasional, Pertamina mencatat beberapa capaian seperti temuan cadangan migas baru sebesar 724 juta MMBOE di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Selain itu Produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) pertama di Asia Tenggara dengan kapasitas 9.000 barel per hari.
Selain itu proyek revitalisasi Tank LNG Arun berkapasitas 127.200 m³ yang ditargetkan rampung Desember 2025. Peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai dengan tambahan 800 GWh per tahun.
Kemudian juga peluncuran Pertamax Green 95 berbahan dasar bioetanol yang kini tersedia di 160 outlet, dengan volume penjualan mencapai 4,83 ribu kiloliter hingga Juli 2025.
(akr)
Lihat Juga :