Diguncang Shutdown Terlama Pemerintah AS, Gubernur BI Ramal Ekonomi Dunia di Kisaran 3,1%

Rabu, 19 November 2025 - 16:30 WIB
loading...
Diguncang Shutdown Terlama...
Gubernur BI, Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa ketidakpastian di pasar keuangan global mengalami peningkatan signifikan yang dipicu oleh government shutdown AS dalam periode terpanjang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) , Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa ketidakpastian di pasar keuangan global mengalami peningkatan signifikan yang dipicu oleh government shutdown Amerika Serikat (AS) yang berlangsung dalam periode yang sangat lama, disebutnya sebagai yang terlama sepanjang sejarah. Kondisi ini diprediksi akan menimbulkan tekanan yang lebih dalam pada perekonomian AS ke depannya.

"Ketidakpastian pasar keuangan global meningkat di tengah terjadinya temporary government shutdown dan arah suku bunga kebijakan moneter AS," kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Sambung Perry menambahkan, permasalahan global ini diperburuk oleh kebijakan perang tarif dagang yang tak kunjung mereda. Kombinasi faktor-faktor ini berpotensi membuat pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025 akan lebih lemah dibandingkan realisasi tahun 2024.

"Dengan perkembangan tersebut pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2025 diperkirakan tetap sekitar 3,1 persen lebih rendah dari realisasi pada tahun 2024," kata Perry.



Pelambatan ekonomi, menurut Perry, juga terjadi di beberapa negara besar seperti Jepang, China, dan India, yang disebabkan oleh permintaan domestik yang belum kuat. Baca Juga: Di Forum APEC, Prabowo Warning Dunia Soal Serakahnomics

Kontras dengan negara-negara tersebut, Perry mencatat bahwa ekonomi Eropa tumbuh lebih tinggi dari perkiraan. Peningkatan ini didukung oleh realisasi pertumbuhan di kuartal III 2025 yang ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi, seiring adanya pelonggaran kebijakan moneter.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved