Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Senin, 24 November 2025 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Tony menambahkan, kinerja pada semester II juga kembali terganggu oleh kejadian luncuran material basah di area tambang Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025. Insiden tersebut membuat perusahaan tidak mampu mengejar ketertinggalan produksi.
"Ini menyebabkan kami berhenti produksi di tambang bawah tanah , kami fokus pada pencarian ke 7 orang karyawan kami yang terperangkap, yang menyebabkan kami berhenti produksi itu hampir 50 hari. Pada 28 Oktober, baru kemudian atas diskusi dengan Kementerian ESDM, untuk mengoperasikan kembali tambang bawah tanah," sambungnya.
Ditegaskan juga bahwa Freeport terus melakukan langkah pemulihan, baik di smelter maupun tambang GBC, agar produksi dapat kembali pada level normal.
Namun demikian, meski produksi turun diperkirakan pendapatan PTFI diproyeksikan akan tetap berada di level lebih tinggi dari target, yakni yakni USD4,1 miliar, atau 117% dari target USD3,7 miliar. Hal ini terjadi karena lonjakan harga emas dan tembaga. Harga tembaga diproyeksikan 19 persen lebih tinggi dari RKAB 2025, sementara harga emas 80 persen lebih tinggi dari target RKAB 2025.
"Ini menyebabkan kami berhenti produksi di tambang bawah tanah , kami fokus pada pencarian ke 7 orang karyawan kami yang terperangkap, yang menyebabkan kami berhenti produksi itu hampir 50 hari. Pada 28 Oktober, baru kemudian atas diskusi dengan Kementerian ESDM, untuk mengoperasikan kembali tambang bawah tanah," sambungnya.
Ditegaskan juga bahwa Freeport terus melakukan langkah pemulihan, baik di smelter maupun tambang GBC, agar produksi dapat kembali pada level normal.
Namun demikian, meski produksi turun diperkirakan pendapatan PTFI diproyeksikan akan tetap berada di level lebih tinggi dari target, yakni yakni USD4,1 miliar, atau 117% dari target USD3,7 miliar. Hal ini terjadi karena lonjakan harga emas dan tembaga. Harga tembaga diproyeksikan 19 persen lebih tinggi dari RKAB 2025, sementara harga emas 80 persen lebih tinggi dari target RKAB 2025.
Lihat Juga :