MDLA Ungkap Proses Dua Dekade Bangun Fondasi Digital

Senin, 24 November 2025 - 14:55 WIB
loading...
MDLA Ungkap Proses Dua...
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) dan entitas anak selama lebih dari dua dekade terakhir membangun fondasi digital yang menjadi tulang punggung modernisasi rantai pasok kesehatan. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) dan entitas anak selama lebih dari dua dekade terakhir membangun fondasi digital yang menjadi tulang punggung modernisasi rantai pasok kesehatan. Sejak 2003, perusahaan telah memanfaatkan sistem teknologi untuk mencatat dan mengelola data operasional skala besar.

Kini, data yang telah terkumpul secara konsisten selama lebih dari 20 tahun tersebut diolah untuk menghasilkan insight yang memperkuat pengambilan keputusan dan efisiensi proses bisnis. Information Technology Director MDLA, Cahyadi Suwindra Sugondo menjelaskan, integrasi digital bukan inisiatif baru, tetapi perjalanan panjang yang terus diperbarui seiring kemajuan teknologi. Baca juga: Kinerja Solid MDLA, Laba Kuartal III 2025 Tumbuh Dua Digit

“Kami sudah menggunakan digital sejak 2003 dan data yang terkumpul sangat banyak. Kami sekarang mencoba mengolah data tersebut, mencari insight apa yang bisa disimpulkan menggunakan teknologi seperti AI,” katanya dalam siaran pers, Senin (24/11/2025).

Modernisasi yang dilakukan MDLA dan entitas anak mencakup seluruh titik kritis ekosistem distribusi kesehatan. Pada sisi konsumen, MDLA mengoperasikan GoApotik, platform pemesanan produk kesehatan dan obat resep yang terhubung dengan jaringan apotek .

Layanan ini diperkuat GPOS B2B dan GPOS Lite, sistem operasional apotek yang menyediakan pemesanan produk secara digital langsung kepada prinsipal, sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan stok dan transaksi. Pada area rantai pasok, perusahaan mengimplementasikan Warehouse Management System (WMS) dengan pemantauan suhu real-time, barcode system, serta integrasi inventori untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pemenuhan permintaan.

Perusahaan juga memaksimalkan teknologi AI untuk meningkatkan akurasi perencanaan dan efisiensi operasi. Melalui AI Optimizer Planning System, MDLA dapat merencanakan pengadaan dan mengalokasikan produk secara lebih presisi berdasarkan pola permintaan, ketersediaan stok, dan kebutuhan fasilitas kesehatan.

Pada tahap distribusi, perusahaan menggunakan AI-powered courier routing untuk mengoptimalkan rute pengiriman secara otomatis. Dengan demikian layanan ke apotek dan fasilitas kesehatan menjadi lebih cepat, efisien, dan konsisten.

Untuk mendukung tim komersial, aplikasi Infostep memungkinkan pemantauan stok, histori transaksi, dan pemesanan langsung dari perangkat mobile. Seluruh sistem tersebut terhubung dalam platform TI terpadu yang dirancang untuk memperkuat proses distribusi modern, responsif, dan andal. Baca juga: Digitalisasi dan Efisiensi Ekonomi

Komitmen digital ini juga terkait erat dengan agenda keberlanjutan perusahaan. HR & Sustainability Director MDLA Nancy Kartika menegaskan, inovasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga memastikan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Pendekatan teknologi membantu kami menjaga konsistensi layanan, meningkatkan transparansi, dan memastikan kualitas di seluruh proses,” ujarnya.

Serangkaian upaya ini kemudian memperoleh pengakuan melalui penghargaan Inovasi Teknologi & Digital pada ajang BeritaSatu Malam Apresiasi 2025. Penilaian dilakukan sepanjang 2024 oleh dewan juri independen dari tim litbang dan redaksi B-Universe. Penghargaan ini menjadi penegasan atas perjalanan panjang MDLA dan entitas anak dalam memperkuat kapabilitas digital di ekosistem kesehatan nasional.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved