Kinerja Keuangan Melesat, PalmCo Setor Rp1,5 Triliun ke Kantong Negara
Senin, 24 November 2025 - 19:22 WIB
loading...
Setelah membukukan kinerja keuangan yang melesat, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo setor dividen Rp1,5 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PTPN Group menetapkan dividen tunai PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo kepada pemegang saham/negara sebesar Rp1,5 triliun setelah membukukan kinerja keuangan yang melesat. Tahun 2024, PalmCo mencatat laba bersih sebesar Rp3,76 triliun atau naik 49% dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di Rp2,53 triliun.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Santosa menyebutkan, capaian tersebut sebagai hasil nyata dari restrukturisasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan sejak proses konsolidasi PTPN. “Tahun 2024 adalah tahun yang luar biasa bagi PalmCo. Transformasi yang kami lakukan mulai menunjukkan dampak yang signifikan,” katanya.
Baca Juga: Tumbuh 149 Persen, Laba PTPN IV PalmCo Tembus Rp3,76 Triliun
Kinerja yang menopang penetapan dividen jumbo itu tecermin pada sejumlah indikator keuangan. Arus kas operasional (AKO) tercatat melonjak hingga Rp11,9 triliun, atau tumbuh 154% secara tahunan. Di sisi operasional, pendapatan PalmCo mencapai Rp38,9 triliun, terdorong peningkatan volume penjualan crude palm oil (CPO) sebesar 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Strategi efisiensi biaya dan penataan proses bisnis dinilai berhasil mendorong profitabilitas. Perusahaan mencatat EBITDA margin 23,37% dan net profit margin 9,64%. Baca Juga: Percepatan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Optimalkan Areal Replanting
“Peningkatan laba bersih 49% ini menunjukkan bahwa PalmCo berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam industri minyak sawit global,”kata Jatmiko.
Perbaikan kinerja PalmCo juga tecermin dalam penilaian eksternal. Lembaga pemeringkat PEFINDO menaikkan peringkat perusahaan dari Single A- menjadi Single A untuk Tahun Buku 2024, dengan predikat Sehat. Total aset perusahaan pun meningkat sekitar 9%.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PalmCo, Hilda Savitri menyebut kenaikan peringkat itu sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan terhadap fundamental perusahaan. “Ini mencerminkan tata kelola yang semakin baik serta kemampuan perusahaan menjaga momentum pertumbuhan,” ujarnya.
RUPST juga menegaskan kesiapan PalmCo menghadapi tantangan industri sawit global yang dinamis, sembari memastikan kontribusi berkelanjutan bagi penerimaan negara. Dividen Rp1,5 triliun yang disetor dari laba 2024 menjadi bukti bahwa transformasi internal dan disiplin eksekusi strategi mulai membuahkan hasil nyata.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Santosa menyebutkan, capaian tersebut sebagai hasil nyata dari restrukturisasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan sejak proses konsolidasi PTPN. “Tahun 2024 adalah tahun yang luar biasa bagi PalmCo. Transformasi yang kami lakukan mulai menunjukkan dampak yang signifikan,” katanya.
Baca Juga: Tumbuh 149 Persen, Laba PTPN IV PalmCo Tembus Rp3,76 Triliun
Kinerja yang menopang penetapan dividen jumbo itu tecermin pada sejumlah indikator keuangan. Arus kas operasional (AKO) tercatat melonjak hingga Rp11,9 triliun, atau tumbuh 154% secara tahunan. Di sisi operasional, pendapatan PalmCo mencapai Rp38,9 triliun, terdorong peningkatan volume penjualan crude palm oil (CPO) sebesar 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Strategi efisiensi biaya dan penataan proses bisnis dinilai berhasil mendorong profitabilitas. Perusahaan mencatat EBITDA margin 23,37% dan net profit margin 9,64%. Baca Juga: Percepatan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Optimalkan Areal Replanting
“Peningkatan laba bersih 49% ini menunjukkan bahwa PalmCo berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam industri minyak sawit global,”kata Jatmiko.
Perbaikan kinerja PalmCo juga tecermin dalam penilaian eksternal. Lembaga pemeringkat PEFINDO menaikkan peringkat perusahaan dari Single A- menjadi Single A untuk Tahun Buku 2024, dengan predikat Sehat. Total aset perusahaan pun meningkat sekitar 9%.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PalmCo, Hilda Savitri menyebut kenaikan peringkat itu sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan terhadap fundamental perusahaan. “Ini mencerminkan tata kelola yang semakin baik serta kemampuan perusahaan menjaga momentum pertumbuhan,” ujarnya.
RUPST juga menegaskan kesiapan PalmCo menghadapi tantangan industri sawit global yang dinamis, sembari memastikan kontribusi berkelanjutan bagi penerimaan negara. Dividen Rp1,5 triliun yang disetor dari laba 2024 menjadi bukti bahwa transformasi internal dan disiplin eksekusi strategi mulai membuahkan hasil nyata.
(akr)
Lihat Juga :