Pemanfaatan PLTS Dorong Transformasi Green Mining di Indonesia

Kamis, 27 November 2025 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) mencatat bahwa biaya pembangkitan listrik tenaga surya skala utilitas telah turun hingga USD 0,043 per kWh, atau sekitar 41% lebih murah dibandingkan pembangkit listrik berbahan bakar fosil paling efisien. Penurunan biaya ini menjadikan PLTS pilihan yang semakin kompetitif bagi sektor tambang dalam menekan pengeluaran energi sekaligus mendukung target efisiensi dan keberlanjutan jangka panjang.

Selain menekan biaya, pemanfaatan energi surya juga berperan penting dalam upaya dekarbonisasi industri ekstraktif. Dengan mengintegrasikan energi terbarukan, perusahaan dapat mengurangi emisi karbon Scope 1 dan 2 secara signifikan. Sejumlah perusahaan tambang global yang beralih ke listrik terbarukan bahkan dilaporkan berhasil menurunkan emisi operasional hingga 30-38%, sejalan dengan tren penerapan praktik green mining yang kini menjadi standar baru industri pertambangan modern.

Solusi Keberlanjutan Dorong Masa Depan Green Mining
Penerapan green mining kini menuntut pendekatan yang terintegrasi antara energi terbarukan, elektrifikasi, dan pengelolaan sumber daya yang efisien. Kombinasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Battery Energy Storage System (BESS), serta digitalisasi sistem operasional menjadi kunci menuju pertambangan yang hemat energi dan rendah emisi.

Melalui konsep Sustainability-as-a-Service, SUN Energy dan entitas dalam grupnya, SUN Terra (teknologi PLTS & BESS), SUN Mobility (Fleet-as-a-Service), serta NIRA (pengelolaan air berkelanjutan) menghadirkan solusi terintegrasi bagi sektor pertambangan. Pendekatan terintegrasi ini mencerminkan arah baru menuju praktik pertambangan yang lebih hijau, efisien, dan sejalan dengan agenda dekarbonisasi industri nasional. Teknologi PLTS dan BESS memastikan pasokan listrik yang stabil, termasuk di area tambang terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik nasional. Sementara itu, elektrifikasi kendaraan operasional berpotensi menekan biaya konsumsi solar hingga 40%, dan sistem pemantauan digital memungkinkan analisis tren konsumsi energi serta tindakan korektif secara real-time untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan aset.

Studi McKinsey & Company menunjukkan bahwa elektrifikasi tambang yang dikombinasikan dengan energi terbarukan dapat mengurangi biaya energi hingga 40-70% dan emisi karbon hingga 60-80%, terutama pada operasi yang sebelumnya bergantung pada bahan bakar fosil. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi energi bersih bukan hanya bagian dari agenda dekarbonisasi, tetapi juga strategi efisiensi jangka panjang bagi industri tambang global.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
20 Tahun di Oman, Medco...
20 Tahun di Oman, Medco Energi Tegaskan Komitmen Jangka Panjang
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
61 Tahun Melayani: PGN...
61 Tahun Melayani: PGN Terus Bergerak Menjadi Pilar Ketahanan Energi Indonesia
Dukung Green Mining,...
Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Bareskrim Polri Tegakkan Hukum Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi
AKLI Siap Dukung Percepatan...
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Sejarah Baru Gokart...
Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved