Tumbuh Stabil, KAI Logistik Berhasil Kelola 19 Juta Ton Barang hingga Oktober 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 09:49 WIB
loading...
Tumbuh Stabil, KAI Logistik...
KAI Logistik terus menunjukkan kontribusi positif dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT KAI Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus menunjukkan kontribusi positif dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. Hingga Oktober 2025, perusahaan mencatat total pengelolaan barang lebih dari 19 juta ton, menandai kinerja operasional yang solid dan konsisten sepanjang tahun.

"Hingga Oktober 2025, KAI Logistik telah berhasil mengelola lebih dari 19 juta ton barang. Capaian ini terdiri dari beragam komoditas utama, di antaranya angkutan batu bara yang masih mendominasi yakni sekitar 14,2 juta ton. Selanjutnya, layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK mencatatkan volume 2,5 juta ton, diikuti oleh 2 juta ton angkutan kontainer, 357.000 ton angkutan semen, 13.266 ton angkutan limbah B3, serta 54.175 ton layanan angkutan kurir," ujar VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari dalam pernyataannya, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga: Tumbler Hilang Viral di KRL, KAI Mediasi Anita dan Pegawai Stasiun

Dia menyampaikan bahwa memasuki triwulan akhir tahun, perusahaan mampu menjaga performa pengelolaan dan pengiriman barang dengan stabil. Pada Oktober 2025, sejumlah lini bisnis menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Layanan bongkar muat BBM/BBK mencapai volume tertinggi sepanjang tahun dengan total pengelolaan 275.882 ton, atau meningkat sekitar 10% dari rerata bulanan.



Angkutan kontainer tumbuh 14% menjadi 228.105 ton, sementara layanan kurir meningkat 13% hingga mencapai 6.058 ton. Peningkatan ini mencerminkan penguatan operasional sekaligus bertambahnya tingkat kepercayaan pelanggan terhadap layanan KAI Logistik.

Dwi menambahkan perusahaan terus memperkuat infrastruktur logistik untuk menopang kebutuhan pelanggan jelang akhir tahun. Pihaknya sedang mengembangkan Terminal Ronggowarsito Semarang, yang memiliki lokasi strategis dan akses langsung ke jalur kereta api barang lintas utara Jawa.

"Saat ini, kami mengelola area seluas 6.000 m², dan sedang mempersiapkan perluasan tahap kedua seluas 6.100 m² berkapasitas lebih dari 200 TEUs. Selain itu, kami juga merencanakan pembangunan Ronggowarsito 2 seluas 10 hektare sebagai dry port dan regional logistics hub guna memperkuat konektivitas logistik nasional," ujarnya.

Baca Juga: KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi

Untuk mendukung layanan logistik batu bara, KAI Logistik juga tengah mengembangkan stasiun muat yang berada di CY Merapi 2 dengan kapasitas mencapai 4,54 juta ton per tahun. Pengembangan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi serta menjamin keandalan layanan logistik energi nasional.

Di sektor pengiriman KALOG Express, jumlah titik layanan terus bertambah signifikan. Hingga 31 Oktober 2025, tercatat lebih dari 270 service point beroperasi di berbagai wilayah sebagai langkah ekspansi sekaligus percepatan proses distribusi pengiriman barang ritel ke seluruh Indonesia.

"Serangkaian capaian positif ini menjadi bukti komitmen KAI Logistik dalam menyediakan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan andal. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas cakupan bisnis untuk mendukung distribusi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutup Dwi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Blibli Kembali Masuk...
Blibli Kembali Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
7 Barang Impor yang...
7 Barang Impor yang Bakal Dikenakan Pajak hingga 200%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved