Layanan PayLater Indonesia: Kemudahan Transaksi Tanpa Kartu Kredit

Sabtu, 29 November 2025 - 10:01 WIB
loading...
Layanan PayLater Indonesia:...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Sekarang, layanan PayLater di Indonesia semakin populer karena telah menjadi metode baru dalam berbelanja karena tanpa harus menggunakan kartu kredit. Cukup Buy Now Pay Later, lalu membayar tagihan dalam periode tertentu.

Metode ini semakin relevan di Indonesia, karena banyak orang menginginkan transaksi yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses tanpa harus melalui proses kartu kredit yang panjang. Agar kamu lebih mengetahui mengapa layanan PayLater Indonesia semakin populer, berikut beberapa poin penjelasannya.

Apa Itu Layanan PayLater dan Kenapa Semakin Populer di Indonesia?

Layanan PayLater adalah solusi keuangan digital yang memungkinkan konsumen membeli sekarang dan membayar nanti baik dalam jangka pendek maupun cicilan. Pengguna dapat memilih tenor pembayaran, misalnya 30 hari, atau cicilan beberapa bulan, tergantung layanan yang digunakan dan batas limit yang diberikan.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan pembiayaan PayLater terus meningkat pesat. Pada April 2025, pembiayaan PayLater dari perusahaan pembiayaan tercatat mencapai Rp 8,24 triliun, naik 47,11% secara tahunan. Selain itu, OJK juga mencatat bahwa terdapat 97 penyelenggara fintech lending (LPBBTI) yang berizin per Januari 2025 mendorong ekosistem PayLater yang lebih teratur dan diawasi secara ketat.

Di Indonesia, PayLater diminati karena proses pendaftarannya sederhana, banyak aplikasi hanya memerlukan KTP dan data penghasilan. Di samping itu, PayLater dianggap lebih ramah bagi kalangan milenial dan generasi muda yang belum familiar atau belum tertarik mengajukan kartu kredit tradisional.

Salah satu faktor pendorong tren ini adalah pertumbuhan ekonomi digital, di mana belanja online dan transaksi non-tunai semakin meluas. Penetrasi fintech lending dan PayLater membantu inklusi keuangan, terutama bagi mereka yang belum memiliki akses ke produk kredit tradisional.

Bagaimana Cara Kerja Layanan PayLater?

Cara kerja PayLater cukup mudah dan intuitif pertama, pengguna harus mendaftar pada aplikasi penyedia PayLater dan menjalani verifikasi data diri. Setelah verifikasi, perusahaan fintech akan memberikan limit tertentu berdasarkan analisis kredit dan profil pengguna.

Saat melakukan transaksi, pengguna bisa memilih PayLater sebagai metode pembayaran. Setelah itu, pengguna menentukan tenor pembayaran, apakah ingin membayar penuh dalam waktu pendek atau memilih cicilan bulanan. Di akhir periode, pengguna melakukan pembayaran sesuai tagihan dan tenor yang telah disepakati.

Penting untuk memahami biaya terkait: meskipun beberapa PayLater menawarkan cicilan “0%” untuk jangka pendek, ada pula layanan yang menerapkan bunga dan biaya administrasi jika memilih tenor lebih panjang. Memahami skema ini sangat penting agar penggunaan PayLater tetap bijak.

Fitur Utama Layanan PayLater yang Membuatnya Menarik

Beberapa fitur umum yang ditawarkan oleh aplikasi PayLater dan menjadi daya tarik utama pengguna:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Cicilan Dana Bulanan...
Cicilan Dana Bulanan Bisa Bantu Cashflow, Asal Paham Caranya
Cara Menutup Akun Kredivo...
Cara Menutup Akun Kredivo Secara Permanen dan Aman
Cara Hapus Akun Indodana...
Cara Hapus Akun Indodana Finance Langsung dari Aplikasi
Perempuan Muda Rawan...
Perempuan Muda Rawan Terjerat Utang Konsumtif, OJK Wanti-wanti Risiko Paylater
Ketua LPS: Kalau Tak...
Ketua LPS: Kalau Tak Butuh, Jangan Pakai Paylater
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
Atur Anggaran Liburan...
Atur Anggaran Liburan Lebih Mudah dengan Layanan Paylater
Rekomendasi
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved