Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra, PosIND Target Rampung Akhir November
Sabtu, 29 November 2025 - 14:19 WIB
loading...
Mensos Saifullah Yusuf (tengah) dan Plt Dirut PosIND Haris (kiri) berbincang dengan masyarakat penerima BLT Kesra di Kantor Pos, Bandung, Jumat (28/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BANDUNG - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) di Kota Bandung dipastikan berjalan lancar. PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tersebut kepada keluarga penerima manfaat (KPM) melalui Kantorpos KCU Bandung.
Mensos Saifullah Yusuf meninjau langsung proses penyaluran sebagai bagian dari monitoring percepatan distribusi bantuan secara nasional. Ia memastikan penyaluran di Bandung dan sejumlah daerah berjalan sesuai target.
Mensos menyampaikan bahwa penyaluran BLT Kesra secara nasional telah melampaui 50 persen dari total 12 juta KPM. “Alhamdulillah, dari 12 juta itu sudah tersalur lebih dari 50 persen. Tertib, dan saya melihat langsung bagaimana mereka bersyukur dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” katanya di Kantor Pos, Bandung, Jumat (18/11/2025). Baca juga: Penerima Bansos Mundur karena Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos Buka Suara
Lebih lanjut, Mensos juga menegaskan pentingnya akurasi data penerima bantuan. Dengan demikian, banyak masyarakat yang membutuhkan bisa menikmati bantuan ini.
"Per hari ini kita juga akan mengirim lagi ke BPS 1.300.000 lebih KPM baru yang telah dilakukan verifikasi. Dengan begitu, secara keseluruhan insyaallah sudah lebih dari 30 juta data penerima manfaat, baik reguler maupun yang baru telah terverifikasi dan siap untuk disalurkan secara bertahap," lanjutnya.
Ia berharap seluruh data terverifikasi dapat tersalurkan pada awal Desember, sambil tetap memperhatikan mekanisme PT Pos Indonesia. "Harapan kami, nanti mungkin di awal Desember sesuai data yang terverifikasi sudah semuanya bisa disalurkan. Tapi nanti kita lihat di lapangannya seperti apa, karena PT Pos punya prosedur, mekanisme untuk menyalurkan ini dengan baik," tambahnya.
Selain itu, Mensos juga berharap pihaknya bersama Pos Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) saat melaksanakan penyaluran bantuan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Pemda demi menjaga ketertiban dan menghindari antrean panjang.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, menjelaskan penyaluran BLT Kesra dilakukan melalui tiga pola yakni pembayaran di kantor pos, penyaluran berbasis komunitas, dan layanan antar untuk lansia serta warga sakit. "PT Pos Indonesia Alhamdulillah diberi amanah oleh negara untuk menyalurkan bantuan ini," jelasnya.
Haris mengungkapkan progres pencairan nasional. Hingg kini Pos Indonesia telah menyalurkan bantuan kepada 7,2 juta penerima atau 58% dari total 12 juta KPM.
Ia memastikan PT Pos menargetkan penyaluran selesai pada akhir November. "Karena alhamdulillah kemarin posisinya kami sudah bisa menyalurkan 1 hari dalam angka 1,8 juta. Insyaallah di tiga hari ke depan ini kami bisa menuntaskan tugas ini," jelas Haris.
Ia juga menjelaskan mekanisme QR code pada surat pemberitahuan yang menjadi identitas digital untuk pencairan. "Penerima nanti cukup datang ke Kantorpos, menunjukkan surat pemberitahuan, petugas kami akan melakukan scan terhadap QR code-nya, akan muncul datanya, dan di situ dilakukan proses pencocokan kembali," jelasnya.
Pada kesempatan itu juga Haris angkat bicara mengenai penyaluran BLT di beberapa wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam. Mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. "Ada tiga provinsi di Sumatra yang terdampak dari bencana ini, khususnya Tapanuli Tengah. Realisasinya sampai saat ini masih rendah, di 25%," katanya.
Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut masih fokus pada upaya pengungsian. PT Pos akan menyalurkan bantuan ketika kondisi memungkinkan. Baca juga: BLT Rp900.000 Cair Mulai Hari Ini, Bisa Diambil di Bank Himbara dan Pos Indonesia
Sejumlah penerima manfaat yang hadir di Kantorpos KCU Bandung mengungkapkan rasa syukur atas bantuan BLT Kesra sebesar Rp900.000 yang diberikan pemerintah. Aneu Muliyati, wali dari Deri Muhammad Ginajar, penyandang down syndrome, mengatakan bantuan ini sangat berarti bagi kebutuhan adiknya. "Alhamdulillah, sekarang adik saya dapat bantuan. Saya sendiri sangat senang. Bantuan ini sangat ngebantu sekali," ujarnya.
Ungkapan syukur juga dilontarkan KPM lainnya, Fitriani. Ia senang bisa mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak. Menurutnya, proses pengambilan bantuan ini juga sangat mudah. "Pelayanan petugas Kantorpos sangat baik," ujarnya.
Mensos Saifullah Yusuf meninjau langsung proses penyaluran sebagai bagian dari monitoring percepatan distribusi bantuan secara nasional. Ia memastikan penyaluran di Bandung dan sejumlah daerah berjalan sesuai target.
Mensos menyampaikan bahwa penyaluran BLT Kesra secara nasional telah melampaui 50 persen dari total 12 juta KPM. “Alhamdulillah, dari 12 juta itu sudah tersalur lebih dari 50 persen. Tertib, dan saya melihat langsung bagaimana mereka bersyukur dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” katanya di Kantor Pos, Bandung, Jumat (18/11/2025). Baca juga: Penerima Bansos Mundur karena Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos Buka Suara
Lebih lanjut, Mensos juga menegaskan pentingnya akurasi data penerima bantuan. Dengan demikian, banyak masyarakat yang membutuhkan bisa menikmati bantuan ini.
"Per hari ini kita juga akan mengirim lagi ke BPS 1.300.000 lebih KPM baru yang telah dilakukan verifikasi. Dengan begitu, secara keseluruhan insyaallah sudah lebih dari 30 juta data penerima manfaat, baik reguler maupun yang baru telah terverifikasi dan siap untuk disalurkan secara bertahap," lanjutnya.
Ia berharap seluruh data terverifikasi dapat tersalurkan pada awal Desember, sambil tetap memperhatikan mekanisme PT Pos Indonesia. "Harapan kami, nanti mungkin di awal Desember sesuai data yang terverifikasi sudah semuanya bisa disalurkan. Tapi nanti kita lihat di lapangannya seperti apa, karena PT Pos punya prosedur, mekanisme untuk menyalurkan ini dengan baik," tambahnya.
Selain itu, Mensos juga berharap pihaknya bersama Pos Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) saat melaksanakan penyaluran bantuan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Pemda demi menjaga ketertiban dan menghindari antrean panjang.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, menjelaskan penyaluran BLT Kesra dilakukan melalui tiga pola yakni pembayaran di kantor pos, penyaluran berbasis komunitas, dan layanan antar untuk lansia serta warga sakit. "PT Pos Indonesia Alhamdulillah diberi amanah oleh negara untuk menyalurkan bantuan ini," jelasnya.
Haris mengungkapkan progres pencairan nasional. Hingg kini Pos Indonesia telah menyalurkan bantuan kepada 7,2 juta penerima atau 58% dari total 12 juta KPM.
Ia memastikan PT Pos menargetkan penyaluran selesai pada akhir November. "Karena alhamdulillah kemarin posisinya kami sudah bisa menyalurkan 1 hari dalam angka 1,8 juta. Insyaallah di tiga hari ke depan ini kami bisa menuntaskan tugas ini," jelas Haris.
Ia juga menjelaskan mekanisme QR code pada surat pemberitahuan yang menjadi identitas digital untuk pencairan. "Penerima nanti cukup datang ke Kantorpos, menunjukkan surat pemberitahuan, petugas kami akan melakukan scan terhadap QR code-nya, akan muncul datanya, dan di situ dilakukan proses pencocokan kembali," jelasnya.
Pada kesempatan itu juga Haris angkat bicara mengenai penyaluran BLT di beberapa wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam. Mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. "Ada tiga provinsi di Sumatra yang terdampak dari bencana ini, khususnya Tapanuli Tengah. Realisasinya sampai saat ini masih rendah, di 25%," katanya.
Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut masih fokus pada upaya pengungsian. PT Pos akan menyalurkan bantuan ketika kondisi memungkinkan. Baca juga: BLT Rp900.000 Cair Mulai Hari Ini, Bisa Diambil di Bank Himbara dan Pos Indonesia
Sejumlah penerima manfaat yang hadir di Kantorpos KCU Bandung mengungkapkan rasa syukur atas bantuan BLT Kesra sebesar Rp900.000 yang diberikan pemerintah. Aneu Muliyati, wali dari Deri Muhammad Ginajar, penyandang down syndrome, mengatakan bantuan ini sangat berarti bagi kebutuhan adiknya. "Alhamdulillah, sekarang adik saya dapat bantuan. Saya sendiri sangat senang. Bantuan ini sangat ngebantu sekali," ujarnya.
Ungkapan syukur juga dilontarkan KPM lainnya, Fitriani. Ia senang bisa mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak. Menurutnya, proses pengambilan bantuan ini juga sangat mudah. "Pelayanan petugas Kantorpos sangat baik," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :