IIF Terapkan Prinsip Keberlanjutan di Seluruh Operasional Perusahaan
Senin, 01 Desember 2025 - 09:41 WIB
loading...
Direktur Utama & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh operasional perusahaan melalui penguatan tata kelola, strategi bisnis berorientasi dampak, serta integrasi aspek lingkungan dan sosial dalam setiap proyek. Seluruh upaya ini menjadi fondasi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang inklusif dan ramah lingkungan, dan konsistensi tersebut kembali mendapat pengakuan berupa peringkat Gold dalam Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2024.
Komitmen tersebut tercermin dari upaya IIF meningkatkan kontribusi nyata di berbagai sektor. Perusahaan telah menyediakan akses air minum aman bagi 1,39 juta rumah tangga, menghadirkan energi bersih untuk 693.900 rumah tangga dengan kapasitas terpasang 699,9 MW, serta memperkuat layanan kesehatan melalui dukungan 1.051 tempat tidur rumah sakit yang memungkinkan 351.000 perawatan pasien per tahun. IIF juga memperluas konektivitas nasional lewat dukungan pembiayaan untuk 427 km jalan tol, 13,32 km jalur kereta, tujuh bandara, dan dua pelabuhan strategis, yang seluruhnya menopang pertumbuhan infrastruktur nasional, sekaligus memperkuat alasan di balik penghargaan Gold tersebut.
Baca Juga: Terapkan ESG, Jasaraharja Putera Sulap 400 Seragam Bekas Jadi Tote Bag
Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi strategis perusahaan. “Penghargaan ini membuktikan komitmen kami untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam proses bisnis kami, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya, menyusul capaian Gold Rank yang diterima, baru-baru ini.
Upaya berkelanjutan tersebut turut diperkuat melalui implementasi Laporan Keberlanjutan 2024 dan SDG Compass yang menjadi pedoman perusahaan dalam menyusun strategi dampak secara terarah. Pendekatan ini memastikan setiap pembiayaan infrastruktur tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, yang kembali menegaskan capaian Gold Rank dari ASRRAT.
Baca Juga: Penerapan ESG Bagian dari Kewajiban Perusahaan Tambang
Dalam rangka menyelaraskan pembiayaan proyek dengan target transisi energi Indonesia, IIF bekerja sama dengan Carbon Trust untuk mengadopsi metodologi perhitungan emisi berbasis GHG Protocol. Langkah ini memungkinkan perusahaan mengukur dan mengelola jejak karbon proyek secara lebih akurat, sekaligus mendukung target pengurangan emisi global dan menjadi salah satu faktor yang memperkuat perolehan penghargaan Gold dari ASRRAT.
Konsistensi dalam tata kelola, strategi dampak, dan pengukuran kinerja yang akuntabel menjadikan IIF sebagai salah satu lembaga pembiayaan infrastruktur yang paling progresif di kawasan. Seluruh pencapaian tersebut mengantarkan perusahaan meraih Gold Rank untuk kelima kalinya berturut-turut dalam ASRRAT yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Komitmen tersebut tercermin dari upaya IIF meningkatkan kontribusi nyata di berbagai sektor. Perusahaan telah menyediakan akses air minum aman bagi 1,39 juta rumah tangga, menghadirkan energi bersih untuk 693.900 rumah tangga dengan kapasitas terpasang 699,9 MW, serta memperkuat layanan kesehatan melalui dukungan 1.051 tempat tidur rumah sakit yang memungkinkan 351.000 perawatan pasien per tahun. IIF juga memperluas konektivitas nasional lewat dukungan pembiayaan untuk 427 km jalan tol, 13,32 km jalur kereta, tujuh bandara, dan dua pelabuhan strategis, yang seluruhnya menopang pertumbuhan infrastruktur nasional, sekaligus memperkuat alasan di balik penghargaan Gold tersebut.
Baca Juga: Terapkan ESG, Jasaraharja Putera Sulap 400 Seragam Bekas Jadi Tote Bag
Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi strategis perusahaan. “Penghargaan ini membuktikan komitmen kami untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam proses bisnis kami, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya, menyusul capaian Gold Rank yang diterima, baru-baru ini.
Upaya berkelanjutan tersebut turut diperkuat melalui implementasi Laporan Keberlanjutan 2024 dan SDG Compass yang menjadi pedoman perusahaan dalam menyusun strategi dampak secara terarah. Pendekatan ini memastikan setiap pembiayaan infrastruktur tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, yang kembali menegaskan capaian Gold Rank dari ASRRAT.
Baca Juga: Penerapan ESG Bagian dari Kewajiban Perusahaan Tambang
Dalam rangka menyelaraskan pembiayaan proyek dengan target transisi energi Indonesia, IIF bekerja sama dengan Carbon Trust untuk mengadopsi metodologi perhitungan emisi berbasis GHG Protocol. Langkah ini memungkinkan perusahaan mengukur dan mengelola jejak karbon proyek secara lebih akurat, sekaligus mendukung target pengurangan emisi global dan menjadi salah satu faktor yang memperkuat perolehan penghargaan Gold dari ASRRAT.
Konsistensi dalam tata kelola, strategi dampak, dan pengukuran kinerja yang akuntabel menjadikan IIF sebagai salah satu lembaga pembiayaan infrastruktur yang paling progresif di kawasan. Seluruh pencapaian tersebut mengantarkan perusahaan meraih Gold Rank untuk kelima kalinya berturut-turut dalam ASRRAT yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
(nng)
Lihat Juga :