Banjir Baja Impor Bikin Pengusaha Konstruksi Resah, Purbaya Sentil Bea Cukai

Senin, 01 Desember 2025 - 21:04 WIB
loading...
Banjir Baja Impor Bikin...
Ketua Umum Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia atau ISSC, Budi Harta Winata menyuarakan keresahannya terkait dengan banjir impor baja konstruksi di depan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia atau Indonesian Society of Steel Construction (ISSC), Budi Harta Winata menyuarakan keresahannya terkait dengan banjir impor baja konstruksi di depan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa . Ia meminta Bea Cukai untuk menghentikan impor baja konstruksi dari luar negeri, karena dinilai merugikan industri dalam negeri.

"Kami mendukung Bea Cukai untuk menangkap, menyetop impor baja. Sekarang banyak gudang-gudang, pabrik-pabrik, mobil, yang dibangun dengan menggunakan produk baja impor konstruksi. Padahal dulunya adalah kerjaan kami, Pak Menteri," ungkap Budi Harta Winata.

Ketika kapasitas produksi dalam negeri bisa menyentuh angka 1 juta ton per tahun, justru baja kontruksi dari luar negeri yang masuk pada periode 2017/2025 mencapai 600 ribu ton/tahun. Banjir baja impor menggerus peluang kerja di industri baja nasional, yang selama ini menjadi tumpuan ribuan tenaga kerja di berbagai daerah.



"Perusahaan saya hanya butuh 20 ribu untuk menghidupi seribu karyawan. Sekarang kami tinggal 70 orang, dari seribu tukang las gara-gara maraknya impor baja konstruksi," bebernya.

Baca Juga: ISSC Dorong Kolaborasi Lindungi Pasar Domestik dari Baja Impor

Dalam dialog bersama Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2025, Menkeu Purbaya langsung merespons keluhan dari pelaku industri konstruksi. Purbaya menekankan, bakal mencari segala cara untuk menjaga industri baja dalam negeri.

"Saya bukan ahli baja. Saya ingin mengerti, baja itu ada apa saja. Nanti laporkan ke saya masalahnya seperti apa? karena kalau saya tanya ke anak buah saya bagus terus," terang Menkeu.

Baca Juga: Gelar Unjuk Rasa, ISSC Desak Menkeu Purbaya Setop Impor Baja dari Vietnam dan China

Dalam kesempatan ini Purbaya juga kembali menekankan, bakal memperbaiki kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan. Purbaya menegaskan bahwa perbaikan kinerja Bea Cukai merupakan keharusan, mengingat ancaman serius yang dihadapi.

Ancaman pembubaran Bea Cukai juga kembali dilontarkan Menkeu Purbaya, apabila tidak ada perbaikan. "Kalau di dalam negeri sudah ada semuanya, buat apa juga kita impor. Saya sudah ancam ke mereka, kita betulin dalam setahun. Kalai tidak beres, Bea Cukai betul-betul dibekukan," tegas Purbaya.

"Kemarin saya masuk balpres, ya. Baju-baju. Habis itu saya akan masuk ke Baja. Tapi saya akan minta masukan dari Anda. Ke depan bisa saya beresin itu," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved