Permintaan Layanan Optik Meningkat, Penyedia Vision Care Kembangkan Model Berbasis Data
Selasa, 02 Desember 2025 - 13:42 WIB
loading...
Industri optik nasional mencatat pergerakan positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Industri optik nasional mencatat pergerakan positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemeriksaan mata yang lebih presisi. Tren tersebut mendorong kehadiran penyedia vision care berbasis teknologi, salah satunya jaringan ZEISS Vision Center yang kini memperluas kehadirannya di sejumlah kota besar Indonesia. Model layanan berbasis standar global dinilai ikut menggerakkan ekonomi sektor optik dan pelayanan kesehatan berbasis teknologi.
Dengan enam lokasi yang beroperasi di Jakarta, Surabaya, dan Medan, konsep ZEISS Vision Center dihadirkan oleh Optik Tunggal sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan pemeriksaan mata modern. Seluruh proses, mulai dari konsultasi hingga pemilihan lensa, menggunakan protokol pemeriksaan ZEISS yang dikenal presisi dan berbasis analisis data.
"ZEISS Vision Center adalah representasi dari standar internasional dalam layanan pemeriksaan penglihatan," ujar Direktur Operasional Optik Tunggal, Doli Rosmiaty dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025). Ia menegaskan layanan yang diberikan bukan sekadar penjualan produk, tetapi penyediaan solusi visual yang akurat dan mengikuti protokol global ZEISS.
Baca Juga: Sambut Potensi Pasar, Optik Tunggal Perluas Jaringan ke Palangkaraya
Ia menambahkan masyarakat Indonesia perlu mendapatkan layanan vision care setara kota-kota besar dunia, terlebih kebutuhan visual harian semakin meningkat seiring aktivitas kerja digital. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang pada kesehatan mata konsumen dan mendorong modernisasi industri optik dalam negeri.
Salah satu teknologi yang menjadi pembeda adalah ZEISS VISUFIT 1000, perangkat pemindaian wajah 3D beresolusi tinggi yang memberikan pengukuran sentrasi lensa lebih presisi dibanding metode manual. Teknologi ini telah tersedia di Plaza Indonesia dan Tunjungan Plaza 6 Surabaya, dan menjadi salah satu alat yang mendukung peningkatan kualitas layanan optik premium di Indonesia.
Selain teknologi pemeriksaan, pusat layanan ini juga menyediakan rangkaian lensa premium ZEISS, seperti SmartLife Pro, BlueGuard, dan DriveSafe. Seluruhnya dikalibrasi berdasarkan hasil analisis individu sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan visual, mulai dari pekerja profesional hingga pengguna lensa progresif. Pendekatan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk optik yang lebih fungsional dan personal.
Baca Juga: Pilih Kacamata Idaman dari Optik Melawai, Lebih Hemat dengan Kartu Kredit MNC Bank
Untuk melengkapi layanan, ZEISS Vision Center juga menyediakan berbagai pilihan bingkai dari merek internasional. Kehadiran pilihan produk yang lebih beragam dinilai memberi dampak positif terhadap geliat ekonomi ritel optik, terutama di kawasan pusat perbelanjaan premium.
Head of Marketing Optik Tunggal Fira Basuki menyebut pemeriksaan mata berkala menjadi bagian penting dalam layanan mereka. "Pemeriksaan rutin setiap enam bulan membantu menjaga kualitas penglihatan tetap optimal dan mencegah keluhan yang muncul tanpa gejala," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa edukasi mengenai kesehatan mata menjadi bagian dari ekosistem layanan yang dikembangkan. Dengan kombinasi standar global dan pendekatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, kehadiran ZEISS Vision Center dipandang mampu memperkuat ekosistem vision care Indonesia. Selain mendorong adopsi teknologi optik modern, keberadaan layanan ini juga berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi sektor optikal secara lebih luas.
Dengan enam lokasi yang beroperasi di Jakarta, Surabaya, dan Medan, konsep ZEISS Vision Center dihadirkan oleh Optik Tunggal sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan pemeriksaan mata modern. Seluruh proses, mulai dari konsultasi hingga pemilihan lensa, menggunakan protokol pemeriksaan ZEISS yang dikenal presisi dan berbasis analisis data.
"ZEISS Vision Center adalah representasi dari standar internasional dalam layanan pemeriksaan penglihatan," ujar Direktur Operasional Optik Tunggal, Doli Rosmiaty dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025). Ia menegaskan layanan yang diberikan bukan sekadar penjualan produk, tetapi penyediaan solusi visual yang akurat dan mengikuti protokol global ZEISS.
Baca Juga: Sambut Potensi Pasar, Optik Tunggal Perluas Jaringan ke Palangkaraya
Ia menambahkan masyarakat Indonesia perlu mendapatkan layanan vision care setara kota-kota besar dunia, terlebih kebutuhan visual harian semakin meningkat seiring aktivitas kerja digital. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang pada kesehatan mata konsumen dan mendorong modernisasi industri optik dalam negeri.
Salah satu teknologi yang menjadi pembeda adalah ZEISS VISUFIT 1000, perangkat pemindaian wajah 3D beresolusi tinggi yang memberikan pengukuran sentrasi lensa lebih presisi dibanding metode manual. Teknologi ini telah tersedia di Plaza Indonesia dan Tunjungan Plaza 6 Surabaya, dan menjadi salah satu alat yang mendukung peningkatan kualitas layanan optik premium di Indonesia.
Selain teknologi pemeriksaan, pusat layanan ini juga menyediakan rangkaian lensa premium ZEISS, seperti SmartLife Pro, BlueGuard, dan DriveSafe. Seluruhnya dikalibrasi berdasarkan hasil analisis individu sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan visual, mulai dari pekerja profesional hingga pengguna lensa progresif. Pendekatan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk optik yang lebih fungsional dan personal.
Baca Juga: Pilih Kacamata Idaman dari Optik Melawai, Lebih Hemat dengan Kartu Kredit MNC Bank
Untuk melengkapi layanan, ZEISS Vision Center juga menyediakan berbagai pilihan bingkai dari merek internasional. Kehadiran pilihan produk yang lebih beragam dinilai memberi dampak positif terhadap geliat ekonomi ritel optik, terutama di kawasan pusat perbelanjaan premium.
Head of Marketing Optik Tunggal Fira Basuki menyebut pemeriksaan mata berkala menjadi bagian penting dalam layanan mereka. "Pemeriksaan rutin setiap enam bulan membantu menjaga kualitas penglihatan tetap optimal dan mencegah keluhan yang muncul tanpa gejala," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa edukasi mengenai kesehatan mata menjadi bagian dari ekosistem layanan yang dikembangkan. Dengan kombinasi standar global dan pendekatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, kehadiran ZEISS Vision Center dipandang mampu memperkuat ekosistem vision care Indonesia. Selain mendorong adopsi teknologi optik modern, keberadaan layanan ini juga berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi sektor optikal secara lebih luas.
(nng)